Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Epic Games Featured Game Spesial

    CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bisa Saja Semakin Sukses - Game

    7 min read

     

    No Result View All Result

    CEO Epic Destiny 2

    CEO Epic Destiny 2 – Pada 29 Juni 2026 yang lalu, Paul Tassi dari Forbes menerbitkan sebuah laporan yang mengungkap dua faktor utama di balik kegagalan Destiny 2. Mengutip sumber anonim dari kalangan internal, Tassi menyebut bahwa selain buruknya kepemimpinan dan salah urus Bungie terhadap IP-nya sendiri, ada masalah lain yang tak kalah krusial.

    Masalah lain itu adalah tuntutan produksi konten dalam skala besar yang harus terus berjalan tanpa henti. Ironisnya, di tengah semua kerja keras itu, game tersebut nyaris tidak pernah benar-benar menghasilkan keuntungan.

    CEO Epic
    Kira-kira apa alasan CEO perusahaan Epic berpendapat seperti itu?

    Merespons laporan tersebut, Tim Sweeney selaku CEO Epic Games angkat bicara dengan pandangan yang cukup menarik. Menurutnya developer Bungie masih bisa menyelamatkan Destiny 2 seandainya mereka memanfaatkan teknologi AI.

    Melalui akun Twitter X miliknya, Sweeney membalas postingan Paul Tassi dengan nada yang cukup menyindir. Dia mengatakan andai saja ada teknologi baru yang bisa mengatasi poin pertama itu dan membuat game seperti Destiny tetap bisa bertahan.

    CEO Epic Destiny 2
    CEO merasa teknologi AI bisa membantu game Destiny agar bisa tetap eksis

    Yang dimaksud “poin pertama” oleh sang CEO adalah salah satu alasan utama dibalik berakhirnya dukungan untuk game Destiny 2 yaitu betapa besarnya tuntutan produksi konten yang harus dipenuhi tim pengembang secara terus-menerus.

    Intinya, Sweeney seperti menyindir bahwa AI seharusnya bisa jadi menjadi solusi untuk game tersebut. Dengan teknologi itu, tim pengembang bisa memproduksi aset atau konten dalam game secara massal, sehingga mereka tak perlu kewalahan memenuhi ekspektasi pemain dan pada akhirnya, menurut Sweeney, game tersebut mungkin tidak perlu mati.

    If only some sort of newfangled technology could come along and make it possible to overcome bullet point #1 and enable games like Destiny to thrive! pic.twitter.com/ct7cgj2P0q

    — Tim Sweeney (@TimSweeneyEpic) June 29, 2026

    Sweeney Pernah Mengkritik Soal Label AI di Steam

    CEO Epic Destiny 2
    Steam

    Ini bukan pertama kalinya Sweeney melontarkan pernyataan kontroversial soal AI dalam industri game. Sebelumnya, ia juga menyuarakan penolakan terhadap kebijakan Steam yang mewajibkan studio untuk mengungkap penggunaan AI di platform mereka, dan menyebut kebijakan tersebut sebagai tindakan yang “tidak bertanggung jawab.”

    Menurutnya, kewajiban semacam itu justru bisa memicu reaksi negatif dari pemain terhadap para pengembang, sehingga karya-karya mereka sulit untuk berkembang.


    Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Destiny 2 atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

    Arif Gunawan

    kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri

    Komentar
    Additional JS