Jangan Tertipu! Ini Ciri-ciri Penjualan GTA 6 Palsu yang Banyak Memakan Korban, - Viva
VIVA – Antusiasme luar biasa terhadap Grand Theft Auto VI (GTA 6) dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan berbagai modus penipuan. Menjelang peluncuran game yang sangat dinanti tersebut, pakar keamanan siber melaporkan lonjakan situs palsu, penawaran pre-order ilegal, hingga tautan "early access" yang bertujuan mencuri uang maupun data pribadi para pemain.
Baca Juga
Laporan dari Malwarebytes, NordVPN, dan sejumlah media teknologi internasional, dikutip VIVA Kamis, 9 Juli 2026, menyebut GTA 6 menjadi sasaran empuk karena memiliki jutaan penggemar yang rela mencari cara tercepat untuk memainkan game tersebut. Sayangnya, rasa antusias itu justru dimanfaatkan oleh pelaku penipuan.
Agar tidak menjadi korban berikutnya, berikut beberapa ciri penjualan GTA 6 palsu yang wajib diwaspadai.
Baca Juga
1. Menawarkan "Early Access" atau Beta Berbayar
Salah satu modus yang paling banyak ditemukan adalah situs yang mengklaim dapat memberikan akses bermain GTA 6 lebih awal melalui paket VIP Early Access atau Beta Access.
Baca Juga
Padahal, Rockstar Games hanya akan mengumumkan program seperti itu melalui kanal resminya. Jika sebuah situs mengaku dapat memberikan akses bermain lebih cepat tanpa pengumuman resmi dari Rockstar, besar kemungkinan itu merupakan penipuan.
Peneliti Malwarebytes menegaskan bahwa situs semacam ini tidak memiliki akses ke game dan hanya bertujuan mengambil uang korban.
2. Meminta Pembayaran Menggunakan Cryptocurrency
Ciri lain yang patut dicurigai adalah metode pembayaran yang hanya menerima Bitcoin, Ethereum, USDT, atau mata uang kripto lainnya.
Pelaku memilih cryptocurrency karena transaksi tersebut umumnya tidak dapat dibatalkan atau dikembalikan. Setelah korban mengirim dana, hampir tidak ada cara untuk memperoleh uang tersebut kembali.
Jika penjual menolak metode pembayaran resmi seperti kartu kredit atau toko digital resmi dan hanya menerima aset kripto, sebaiknya segera tinggalkan situs tersebut.
3. Harga Terlalu Murah atau Diskon Tidak Masuk Akal
Penawaran seperti:
- GTA 6 diskon 70 persen.
- Edisi Ultimate hanya setengah harga.
- Bonus item eksklusif gratis.
- sering digunakan untuk memancing korban.
Pakar keamanan siber mengingatkan bahwa promosi yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan biasanya memang merupakan jebakan. Scammer sengaja memanfaatkan keinginan pemain mendapatkan harga termurah agar mereka bertindak tanpa berpikir panjang.
4. Menggunakan Domain Website yang Aneh
Situs palsu sering kali meniru tampilan resmi Rockstar Games, tetapi memiliki alamat domain yang berbeda.
Sebagai contoh, mereka menggunakan tambahan kata, angka, atau ekstensi domain yang tidak biasa agar sekilas terlihat meyakinkan.
Sebelum melakukan transaksi, pastikan alamat situs benar-benar mengarah ke kanal resmi Rockstar Games atau toko digital resmi seperti PlayStation Store dan Microsoft Store.
5. Meminta Login Akun Rockstar atau Data Pribadi
Modus lain adalah halaman login palsu yang meminta pengguna memasukkan akun Rockstar Games, alamat email, nomor telepon, hingga informasi kartu pembayaran.
Data tersebut kemudian digunakan untuk mengambil alih akun korban atau melakukan pencurian identitas.
Cybersecurity researcher dari Gen Digital menyebut banyak pelaku memanfaatkan halaman login tiruan yang tampilannya sangat mirip dengan situs resmi sehingga sulit dibedakan sekilas.
6. Mengirim Tautan Lewat Discord atau Media Sosial
Penipuan tidak hanya dilakukan melalui website. Saat ini banyak tautan palsu beredar melalui:
- Discord.
- Facebook.
- X.
- TikTok.
- Instagram.
- Grup Telegram.
Pelaku biasanya mengaku sebagai admin komunitas atau menawarkan giveaway GTA 6 gratis dengan syarat mengklik tautan tertentu.
Menurut pakar keamanan, metode seperti ini semakin sering digunakan karena lebih mudah menjangkau calon korban dalam jumlah besar.
7. Mengharuskan Mengunduh File Installer
Beberapa situs mengklaim pengguna harus mengunduh launcher, patch, atau installer sebelum memainkan GTA 6.
Padahal file tersebut sering kali berisi malware, spyware, atau infostealer yang dapat mencuri password, data perbankan, hingga informasi penting lainnya.
Malwarebytes menemukan sejumlah situs yang menawarkan file "GTA 6 Mobile" atau "Build Vice City Beta", padahal file tersebut hanyalah kedok untuk menyebarkan malware.
Mengapa Banyak Orang Menjadi Korban?
Poster Game GTA 6
Photo :
- Rockstar Games
Menurut para peneliti keamanan siber, keberhasilan penipuan GTA 6 bukan berasal dari teknik peretasan yang rumit, melainkan dari manipulasi psikologis.
Pelaku memanfaatkan rasa penasaran, ketakutan kehabisan stok (FOMO), serta keinginan pemain untuk mendapatkan akses lebih awal. Dengan bantuan AI, mereka kini dapat membuat situs, email, dan materi promosi yang terlihat sangat profesional sehingga semakin sulit dibedakan dari layanan resmi.
Popularitas GTA 6 menjadikannya sasaran empuk bagi pelaku penipuan digital. Modus yang paling sering digunakan meliputi penawaran VIP Early Access, beta palsu, diskon tidak masuk akal, pembayaran cryptocurrency, hingga situs tiruan yang mencuri data pribadi.
![]()
Mengenang Crash Bandicoot, Maskot yang Pernah Menjadi Penantang Terbesar Super Mario
Masih ingat Crash Bandicoot? Simak kisah maskot legendaris PlayStation yang pernah menjadi penantang terbesar Super Mario dan mengubah sejarah game platformer 3D.

VIVA.co.id
12 Juli 2026