Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Featured Instagram Internet Kecerdasan Buatan Media Sosial Meta Spesial

    Meta Cabut Fitur Kontroversial yang Pakai Foto Instagram Publik untuk AI - Kompas

    4 min read

     


    KOMPAS.com - Meta resmi mencabut fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Instagram yang memungkinkan pengguna membuat gambar baru dengan memanfaatkan foto dari akun Instagram lain sebagai referensi.

    Keputusan ini diambil tidak lama setelah fitur tersebut dirilis bersamaan dengan model AI pembuat gambar terbaru Meta, Muse Image, yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs.

    Fitur itu sebelumnya memungkinkan pengguna membuat gambar AI hanya dengan menyebut (tag) nama akun Instagram publik dalam perintah (prompt). AI kemudian akan menggunakan foto-foto publik dari akun tersebut sebagai acuan untuk menghasilkan gambar baru.

    Namun, fitur tersebut langsung menuai kritik karena dinilai berpotensi melanggar privasi dan disalahgunakan.

    Kabar Tokped PHK 90 Persen Karyawanya, DPR Turun Tangan

    Pengguna juga tidak akan menerima pemberitahuan apabila foto mereka digunakan sebagai referensi untuk membuat gambar AI.

    Dalam unggahan di blog resminya, Meta mengakui bahwa fitur tersebut tidak memenuhi harapan perusahaan.

    Baca juga: Instagram Kini Mungkinkan Orang Lain Pakai Foto Anda untuk Bikin Gambar AI

    "Tujuan kami adalah menyediakan alat kreatif yang bermanfaat dan memberi orang kendali atas apakah konten publik mereka dapat direferensikan dengan cara ini," tulis Meta di blog resminya.

    "Kami telah mendengar masukan bahwa fitur ini tidak mencapai sasaran, sehingga fitur tersebut tidak lagi tersedia," lanjut Meta.

    Sebelumnya, Meta menyebut fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna membuat undangan acara, konsep desain kolaboratif, hingga grafis personal dengan memanfaatkan gambar orang sungguhan.

    Namun, sejak diumumkan, fitur itu memicu kekhawatiran luas karena seluruh akun Instagram publik secara otomatis diikutsertakan (opt-in).

    Artinya, selama akun tetap bersifat publik, foto dan video yang diunggah berpotensi digunakan pengguna lain sebagai referensi untuk membuat gambar AI.

    Baca juga: Fitur Baru Instagram di Indonesia, Satu Carousel Bisa 20 Caption Berbeda

    Selain itu, Meta juga tidak merancang sistem yang memberi notifikasi kepada pemilik akun ketika kontennya digunakan.

    Keputusan mencabut fitur tersebut juga muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap penyalahgunaan AI generatif di media sosial.

    Teknologi serupa kerap digunakan untuk membuat gambar palsu, termasuk gambar tidak senonoh yang melibatkan tokoh publik maupun selebritas perempuan.

    Meski berbagai platform telah menerapkan sejumlah pembatasan, langkah tersebut dinilai belum sepenuhnya efektif mencegah penyalahgunaan.

    Dirangkum KompasTekno dari Puck News, Meta memutuskan menarik fitur tersebut setelah mendapat pengawasan dan kritik dari pengguna maupun sejumlah agensi bakat, termasuk Creative Artists Agency (CAA).

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Cek Fakta: Benarkah Video Kopassus Halangi Brimob Demi Mahasiswa?

    Komentar
    Additional JS