OpenAI Luncurkan ChatGPT Voice di Desktop, Kini Bisa Perintah AI Tanpa Mengetik - Times Indonesia

JAKARTA – OpenAI memperluas kemampuan suara (voice) terbaru ChatGPT ke aplikasi desktop. Melalui fitur ChatGPT Voice, pengguna kini dapat berbicara langsung dengan komputer untuk memberikan perintah, sementara kecerdasan buatan (AI) mengerjakan berbagai tugas secara bersamaan di latar belakang.
Sebelumnya, teknologi GPT Live lebih dulu hadir di perangkat seluler. Kini, kemampuan tersebut tersedia untuk komputer desktop dan laptop, sehingga memudahkan pengguna, terutama programmer dan profesional, berinteraksi dengan AI tanpa harus terus mengetik.
Bisa Digunakan Sambil Coding
OpenAI menyebut ChatGPT Voice terintegrasi dengan Codex, produk pemrograman miliknya yang kini menjadi bagian dari ChatGPT Work.
Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini melalui tombol pintasan (hotkey) sehingga ChatGPT Voice bisa dipanggil kapan saja, bahkan saat sedang bekerja di aplikasi lain. Alternatifnya, pengguna juga dapat menekan tombol Voice yang tersedia di aplikasi ChatGPT desktop.
Dengan fitur ini, programmer dapat berdiskusi mengenai kode, meminta bantuan menulis program, atau menyelesaikan berbagai pekerjaan hanya melalui perintah suara.
AI Mengerjakan Banyak Tugas Sekaligus
OpenAI menjelaskan ChatGPT Voice dirancang untuk menjalankan beberapa pekerjaan secara bersamaan dari satu percakapan.
Sebagai contoh, saat merencanakan perjalanan dinas, pengguna cukup meminta ChatGPT memeriksa jadwal di kalender, mengecek email untuk memastikan tidak ada perubahan penerbangan, sekaligus menyiapkan catatan rapat.
Seluruh proses tersebut dapat berjalan di latar belakang, sehingga pengguna tetap bisa melakukan aktivitas lain, seperti membuat kopi atau mengerjakan pekerjaan berbeda.
Selain itu, ChatGPT Voice juga dapat membantu menuangkan ide menjadi dokumen lengkap beserta langkah-langkah tindak lanjut hanya melalui percakapan.
OpenAI Fokus Kembangkan AI Berbasis Suara
OpenAI menilai teknologi suara menjadi salah satu keunggulan kompetitif di tengah semakin ketatnya persaingan industri AI.
Perusahaan sebenarnya telah menghadirkan kemampuan percakapan suara sejak 2024. Namun, teknologi GPT Live yang diperkenalkan pada Juli 2026 menawarkan percakapan yang lebih alami dan responsif dibanding generasi sebelumnya.
OpenAI juga mengindikasikan teknologi ini akan menjadi fondasi bagi perangkat keras AI yang tengah dikembangkan. Sejumlah laporan menyebut perangkat tersebut berupa speaker pintar yang mampu menjadi asisten percakapan di rumah.
"Peluncuran hari ini merupakan langkah menuju masa depan, ketika Anda cukup mengutarakan apa yang dibutuhkan dan ChatGPT dapat menjalankan berbagai tugas secepat alur pikiran Anda," tulis OpenAI dalam pernyataannya.
ChatGPT Work Tumbuh Pesat
Awal Juli lalu, OpenAI menggabungkan Codex ke dalam ChatGPT dan meluncurkan layanan baru bernama ChatGPT Work.
Saat penggabungan diumumkan, Codex disebut telah digunakan sekitar 5 juta pengguna setiap minggu. Tak lama setelah peluncuran ChatGPT Work, jumlah pengguna layanan tersebut diklaim meningkat hingga 10 juta. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.