Pasar PC Global Merosot, Cuma Apple yang Selamat - Kompas
KOMPAS.com - Apple menjadi satu-satunya produsen komputer yang mencatat pertumbuhan penjualan pada kuartal II-2026. Pada periode ini, vendor PC lain mengalami penurunan dengan total -4,9 persen.
Laporan terbaru firma riset pasar IDC menunjukkan Apple mengirimkan sekitar 6,7 juta unit Mac pada periode April-Juni 2026.
Jumlah tersebut naik sekitar 10,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY) yang mencapai 6,1 juta unit.
Baca juga: Belanja Elektronik Orang Indonesia Naik 4 Persen pada Triwulan III-2024
Berkat kenaikan tersebut, pangsa pasar Apple di industri PC global meningkat dari 8,5 persen menjadi 9,9 persen. Apple menjadi satu-satunya dari lima vendor PC terbesar yang berhasil membukukan pertumbuhan pengiriman pada kuartal tersebut.
BrahMos, Rudal Supersonik India-Rusia Dibeli Prabowo, Sulit Dicegat dan Mematikan
Menurut IDC, kenaikan pangsa pasar Apple bertepatan dengan peluncuran MacBook Neo.
Meski perusahaan turut menaikkan harga produk mengikuti lonjakan biaya komponen, Apple dinilai masih berada dalam posisi yang lebih menguntungkan dibanding para pesaingnya.
Baca juga: Harga MacBook Air M5 Naik hingga Rp 8 Juta, Tapi Stoknya Kosong di Indonesia
"Apple memperoleh tambahan pangsa pasar berkat peluncuran MacBook Neo. Meskipun perusahaan juga menaikkan harga sejalan dengan kondisi pasar, posisinya tetap lebih baik dibanding kompetitor yang menghadapi tekanan biaya serupa," ujar Vice President Consumer Devices IDC, Jean Philippe Bouchard.
IDC menilai, keunggulan tersebut juga didukung oleh skala bisnis Apple serta hubungan jangka panjang dengan pemasok chip memori. Faktor ini membuat perusahaan lebih mudah mengamankan pasokan dibanding produsen PC yang lebih kecil.
Sementara itu, Lenovo masih mempertahankan posisi sebagai vendor PC terbesar dunia dengan pengiriman 16,6 juta unit, disusul HP sebanyak 13 juta unit dan Dell sekitar 9,3 juta unit. Ketiga perusahaan tersebut sama-sama mencatat penurunan pengiriman dibanding periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Harga PS5 Naik, Penjualannya Langsung Anjlok
Di sisi lain, Asus menjadi satu-satunya vendor selain Apple yang tidak mengalami penurunan signifikan.
Pengiriman Asus tercatat sekitar 5 juta unit atau naik tipis 0,2 persen secara tahunan. Karena pasar secara keseluruhan melemah, pangsa pasar Asus tetap meningkat dari 7 persen menjadi 7,4 persen.
Dalam daftar lima besar vendor PC dunia, Apple berada di posisi keempat, sedangkan Asus menempati peringkat kelima. Rincian daftarnya secara berurutan sebagai berikut:
Baca juga: Riset Omdia: Smartphone Murah Bakal Sulit Ditemukan pada 2026
| Vendor | Pengiriman kuartal II-2026 | Pangsa pasar kuartal II-2026 | Pengiriman kuartal II-2025 | Pangsa pasar kuartal II-2025 | Pertumbuhan |
| 1. Lenovo | 16,6 juta unit | 24,4 persen | 17 juta unit | 23,7 persen | -2,1 persen |
| 2. HP | 13 juta unit | 19,1 persen | 14,3 juta unit | 19,9 persen | -9 persen |
| 3. Dell | 9,3 juta unit | 13,6 persen | 9,8 juta unit | 13,6 persen | -5 persen |
| 4. Apple | 6,7 juta unit | 9,9 persen | 6,1 juta unit | 8,5 persen | 10,1 persen |
| 5. Asus | 5 juta unit | 7,4 persen | 5 juta unit | 7 persen | 0,2 persen |
| Lainnya | 17,5 juta unit | 25,7 persen | 19,6 juta unit | 27,3 persen | -10,5 persen |
| Total | 68,2 juta unit | 100 persen | 71,7 juta unit | 100 persen | -4,9 persen |
Imbas krisis memori
Secara keseluruhan, pasar PC global mencatat pengiriman 68,2 juta unit pada kuartal II-2026, turun 4,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
IDC menyebut, ini sebagai penurunan pertama setelah pasar PC tumbuh selama sembilan kuartal berturut-turut.
Menurut IDC, pelemahan pasar dipicu oleh kelangkaan chip memori yang masih berlangsung, disertai kenaikan harga media penyimpanan (storage) dan ketidakpastian geopolitik.
Kondisi tersebut mendorong produsen mempercepat pengiriman produk sebelum biaya komponen kembali meningkat.
Baca juga: Kejadian Tak Terduga, PC Gaming Selamatkan Nyawa Pemiliknya
Research Director Consumer Devices IDC, Jitesh Ubrani, mengatakan kondisi pasar saat ini menunjukkan fenomena yang tidak biasa.
"Yang terjadi sekarang adalah jumlah PC yang terjual menurun, tetapi pendapatan justru meningkat karena vendor menaikkan harga lebih cepat dibanding penurunan permintaan," kata Ubrani.
IDC memperkirakan kelangkaan chip memori baru akan mulai mereda pada awal 2028. Selama periode tersebut, vendor diperkirakan masih akan menaikkan harga PC hingga 2027.
Firma riset itu juga memperkirakan pertumbuhan pasar PC akan melambat lebih tajam pada paruh kedua 2026. Distributor bahkan mulai mengkhawatirkan tingginya stok PC yang dipasarkan dengan harga baru yang lebih mahal, dihimpun KompasTekno dari situs resmi IDC.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Gelombang Panas Makin Parah, AC Justru Jadi Perdebatan Sengit di Eropa, Kok Bisa?