Proyek Mobil Apple yang Batal Tinggalkan Warisan: Chip AI Super Kencang - detik
Jakarta -
Program pengembangan mobil otonom Apple mungkin telah resmi dihentikan dan tak pernah benar-benar mengaspal. Namun, siapa sangka proyek raksasa yang kandas tersebut justru menjadi cikal bakal dari chip Artificial Intelligence (AI) buatan Apple saat ini.
Pada tahap awal pengembangan platform mobil otonom, Apple menyadari bahwa mereka membutuhkan pemrosesan AI tingkat tinggi yang terintegrasi langsung di dalam perangkat (on-device), demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (13/7/2026).
Menurut jurnalis teknologi Mark Gurman dalam buletin Power On terbarunya, meski prosesor khusus mobil tersebut tidak pernah selesai dibuat, pengembangannya sukses melahirkan Neural Engine--komponen yang kini menjadi tulang punggung dari seluruh pemrosesan AI lokal di perangkat Apple.
Neural Engine pertama kali melakukan debutnya pada iPhone X melalui chipset A11 Bionic. Di masa-masa awal tersebut, komponen ini utamanya digunakan untuk memproses komputasi visual, seperti menghadirkan fitur FaceID, Animoji, hingga Augmented Reality (AR).
Dengan meletakkan fondasi pemrosesan AI on-device sejak dini, Apple berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu pionir di industri. Keberhasilan ini kemudian dilanjutkan dengan membawa teknologi Neural Engine ke ranah komputer desktop dan laptop melalui lini chipset M-series.
Meskipun pengembangan perangkat lunak AI Apple sering dianggap sedikit tertinggal dibandingkan para pesaingnya, keandalan perangkat keras mereka patut diacungi jempol. Kemampuan pemrosesan lokal inilah yang selama ini memungkinkan Apple untuk terus menggembar-gemborkan komitmen mereka terhadap privasi pengguna, mengingat lebih sedikit data pribadi yang perlu dikirim dan diproses ke cloud.
Ke depannya, Apple tampaknya akan menjadikan perangkat keras AI sebagai landasan utama strategi mereka. Gurman melaporkan bahwa Apple dikabarkan akan mengambil langkah tak terduga dengan melewati perilisan varian Pro, Max, dan Ultra untuk chip M6 yang akan datang.
Sebagai gantinya, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu memilih untuk mempercepat pengembangan chip M7, yang diproyeksikan akan meluncur pada paruh pertama tahun 2027 dengan peningkatan Neural Engine yang sangat signifikan.
Lebih mengejutkannya lagi, varian tertinggi yakni M7 Ultra disebut-sebut akan menjadi fondasi bagi lini produk server baru dari Apple, dengan dukungan RAM berkapasitas raksasa yang bisa mencapai 1,5 TB.
(asj/asj)