Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Featured Kecerdasan Buatan Meta Spesial

    AI Bikin Kerja Lebih Cepat, Bos Meta Minta Karyawan Kerja Lebih Banyak - Kompas

    6 min read

     

    KOMPAS.com - Penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang membuat pekerjaan lebih cepat, ternyata tidak serta-merta membuat karyawan mendapatkan lebih banyak waktu istirahat.

    Chief Technology Officer (CTO) Meta, Andrew Bosworth, justru meminta karyawan mengerjakan lebih banyak tugas.

    Pernyataan tersebut disampaikan Bosworth dalam sesi tanya jawab internal Meta pada Juli 2026, sebagaimana dilaporkan Business Insider dan dikutip TechSpot.

    Dalam sesi tersebut, seorang karyawan bertanya apakah Meta akan menghidupkan kembali program "Meta Days". Program tersebut sebelumnya memberikan beberapa hari libur tambahan bagi karyawan, tetapi kemudian dihentikan perusahaan.

    China Diduga Curi Ilmu AI Amerika Serikat untuk Latih Drone hingga Kapal Perang

    Bosworth menanggapi pertanyaan tersebut dengan menyebut permintaan untuk menghidupkan kembali program libur itu sebagai hal yang "tidak tepat".

    Baca juga: Meta Rilis Aplikasi Meta AI untuk Mac, Bisa Lihat Layar dan Bantu Urus Bisnis

    Ia kemudian menjelaskan bagaimana seharusnya karyawan memanfaatkan waktu tambahan yang diperoleh berkat peningkatan produktivitas AI.

    "Saya berharap kita memanfaatkan waktu tambahan tersebut untuk mengerjakan lebih banyak hal hebat bagi para pengguna yang memakai produk kita setiap hari," ujar Bosworth, menurut tiga orang yang mengikuti sesi tersebut.

    Bosworth juga mengatakan bahwa dirinya menggunakan waktu yang berhasil dihemat berkat teknologi tersebut untuk mengerjakan lebih banyak pekerjaan.

    Baca juga: Bos Nvidia: Chip Buatan China Tinggal Hitungan Nanodetik Saja di Belakang AS

    "Saya mendapatkan waktu tambahan satu jam. Anda tahu apa yang saya lakukan dengannya? Saya mencurahkannya untuk hal itu," kata Bosworth.

    Bosworth kemudian memberikan respons lain kepada karyawan yang menanyakan kemungkinan tambahan waktu libur.

    Ia menyarankan, karyawan tersebut bertanya kepada orang tuanya apakah meminta tambahan hari libur kepada atasan merupakan strategi karier yang tepat.

    Baca juga: Etika Penggunaan AI Jadi Bahan Uji Lembaga UKW Kompas KG Media dan Google di Semarang

    Bosworth kemudian meminta maaf karena menilai dirinya terlalu keras terhadap karyawan tersebut. Ia juga mengatakan pertanyaan tersebut kemungkinan disampaikan dalam konteks candaan.

    Namun, pernyataan Bosworth ini mencerminkan pandangan bahwa peningkatan produktivitas dari AI sebaiknya dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan karyawan.

    Dengan AI, sejumlah tugas yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama dapat diselesaikan secara lebih cepat. Waktu yang berhasil dihemat tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengerjakan tugas lain.

    Perdebatan manfaat AI bagi pekerja

    Pandangan Bosworth juga menjadi bagian dari perdebatan yang lebih luas mengenai siapa yang seharusnya mendapatkan manfaat dari peningkatan produktivitas akibat AI.

    Salah satu pandangan menyebutkan bahwa jika AI memungkinkan pekerjaan diselesaikan lebih cepat, karyawan seharusnya mendapatkan lebih banyak waktu luang atau pengurangan jam kerja.

    Baca juga: Singapura Buka Data Center AI Pertama Pakai Sel Otak Manusia

    Sebaliknya, pandangan lain menganggap bahwa peningkatan produktivitas dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan jumlah pekerjaan tanpa menambah jumlah karyawan.

    Senator Amerika Serikat Bernie Sanders termasuk pihak yang pernah menyuarakan agar waktu yang berhasil dihemat melalui AI dapat dikembalikan kepada pekerja untuk beristirahat, bukan diisi dengan pekerjaan tambahan.

    Sementara Bosworth memiliki pandangan berbeda. Ia menilai, waktu yang dihemat AI seharusnya menjadi kesempatan bagi karyawan untuk menghasilkan lebih banyak hal.

    Baca juga: AS Cari Gamer untuk Jadi Petugas ATC, Lebih dari 2.000 Orang Direkrut

    Di sisi lain, Meta sendiri tengah mengeluarkan investasi besar untuk pengembangan AI. Perusahaan juga telah melakukan pemangkasan sekitar 10.000 hingga 11.000 pekerjaan dalam 12 bulan terakhir.

    Belanja modal Meta yang didorong oleh pengembangan AI dalam empat kuartal terakhir juga mencapai sekitar 92,43 miliar dollar AS.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Xi Jinping: AI Harus Tetap di Bawah Kendali Manusia

    Komentar
    Additional JS