Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home 6 Dolby Atmos Featured Spesial

    Canvas HiFi Soundbar Audiophile Kini Dukung Dolby Atmos - Telset

    6 min read

     

    Intinya SihIntinya Buat Kamu

    Telset.id – Canvas HiFi kembali menggebrak pasar audio premium dengan menghadirkan peningkatan signifikan pada soundbar audiophile pertamanya. Sistem yang sebelumnya hanya mengandalkan BACCH 3D untuk virtual surround kini diperkaya dengan dukungan Dolby Atmos, menjadikannya solusi home theater yang lebih imersif bagi para audiophile.

    Pembaruan ini menjawab kebutuhan pengguna akan pengalaman suara surround yang lebih realistis. Soundbar Canvas kini bertanggung jawab atas soundstage depan, sementara speaker aktif tambahan menangani saluran surround, rear, dan height. Kombinasi ini menghasilkan reproduksi audio yang lebih presisi dan mendalam.

    Sistem baru ini menggunakan BACCH 3D untuk positioning audio pada soundbar utama. Teknologi virtual surround ini diklaim Canvas “fundamentally different” dari teknologi virtual surround konvensional. BACCH 3D mengontrol interaksi akustik antara telinga kiri dan kanan pendengar untuk menghasilkan soundstage yang lebih luas dan presisi.

    Hasilnya, saluran kiri, kanan, tengah, dan bass terdengar seolah-olah berasal dari speaker fisik yang nyata. Sementara itu, saluran rear memanfaatkan Dolby Surround atau Dolby Atmos sesuai kebutuhan konten yang diputar.

    Lifestyle photos of the Canvas BACCH 3D with Silverback speakers from System Audio

    Pusat Kendali Baru dari Almando

    Jantung dari sistem yang ditingkatkan ini adalah control box baru yang dikembangkan bersama spesialis elektronik Jerman, Almando. Kotak kendali ini menangani decoding surround dan distribusi sinyal ke soundbar Canvas serta speaker tambahan.

    Control box ini juga berfungsi sebagai hub konektivitas yang memungkinkan tambahan input dan output, serta integrasi yang lebih baik dengan sistem AV yang lebih besar. Ini berarti pengguna dapat dengan mudah menghubungkan berbagai perangkat audio dan video ke dalam satu sistem terpadu.

    Salah satu keunggulan utama dari pendekatan Canvas adalah sistemnya yang terbuka. Pengguna bebas menggunakan speaker dari merek lain untuk saluran rear dan height. Fleksibilitas ini memberikan kebebasan bagi audiophile untuk memilih speaker sesuai preferensi pribadi mereka.

    Meski demikian, Canvas sangat merekomendasikan kolaborasi terbarunya dengan produsen speaker Denmark, System Audio. Perusahaan tersebut akan mengadaptasi sebagian speaker aktif Silverback mereka agar sesuai dengan desain Canvas, menciptakan “sistem suara yang koheren secara visual”.

    Speaker Silverback inilah yang terlihat menempel di dinding pada foto di atas. Kolaborasi ini memastikan bahwa pengguna mendapatkan estetika yang serasi sekaligus kualitas audio kelas atas.

    Lifestyle photos of the Canvas BACCH 3D with Silverback speakers from System Audio

    Spesifikasi dan Performa

    Sebelumnya, Canvas HiFi memperkenalkan soundbar ini sebagai “soundbar audiophile pertama di dunia” dengan spesifikasi raksasa. Soundbar ini dilengkapi driver 8 inci yang menghasilkan daya 1.500W dalam konfigurasi three-way.

    Saat pertama kali diuji, soundbar ini mendapat pujian tinggi dari para reviewer. Salah satu media menyebutnya “astounding” atau menakjubkan. Kini dengan tambahan dukungan Dolby Atmos, performanya dipastikan semakin meningkat.

    Soundbar Canvas menggunakan desain yang memungkinkan driver besar tertanam dalam bodi yang ramping. Ini membuktikan bahwa kualitas audio kelas audiophile tidak harus mengorbankan estetika ruang keluarga.

    Anda mungkin juga tertarik dengan artikel tentang TechCrunch Disrupt yang akan menambah panggung Real World AI. Berita lain yang tak kalah menarik adalah tentang Robot Humanoid China yang mengalami kecelakaan spektakuler.

    Debut di IFA 2026

    Sistem audio terbaru dari Canvas HiFi ini akan melakukan debut resminya di ajang IFA 2026 di Berlin. Pameran teknologi bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 8 September 2026.

    IFA merupakan platform yang tepat bagi Canvas HiFi untuk memperkenalkan inovasi ini kepada pasar global. Pengunjung pameran akan memiliki kesempatan untuk merasakan langsung kualitas sistem surround sound terbaru ini.

    Dengan kehadiran Dolby Atmos, sistem ini menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan pengalaman home theater sinematik di rumah. Dukungan format audio imersif ini memastikan kompatibilitas dengan konten modern dari berbagai layanan streaming.

    Bagi para audiophile yang selama ini ragu dengan kemampuan soundbar, Canvas HiFi membuktikan bahwa format ini mampu menghadirkan kualitas audio yang serius. Kombinasi driver besar, daya tinggi, dan teknologi pemrosesan canggih menghasilkan reproduksi suara yang memuaskan.

    Sistem terbuka yang ditawarkan juga menjadi nilai tambah tersendiri. Pengguna tidak terikat pada ekosistem tertentu dan dapat membangun sistem home theater sesuai kebutuhan dan anggaran mereka.

    Inovasi ini menunjukkan bahwa pasar audio rumah terus berkembang. Produsen semakin berani menghadirkan solusi yang sebelumnya dianggap mustahil dalam format soundbar. Canvas HiFi memimpin tren ini dengan pendekatan yang berani dan teknologis.

    The Canvas L sound floating above a white surface, the uncovered panel of the bar shows its 8 speaker drivers

    Kehadiran System Audio sebagai mitra kolaborasi juga memperkuat posisi Canvas di pasar audio premium. Speaker Silverback yang diadaptasi akan memastikan konsistensi visual dan kualitas suara di seluruh sistem.

    Bagi konsumen Indonesia yang tertarik dengan produk audio premium, perkembangan ini patut diperhatikan. Meski belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di pasar lokal, tren soundbar audiophile diperkirakan akan semakin berkembang.

    Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, Canvas HiFi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi audio terbaik. Sistem Dolby Atmos yang baru ini menjadi bukti bahwa inovasi di dunia audio rumah tidak pernah berhenti.

    Well, I like technology. But more than that, I like everything related to innovation. And that passion brought me here, to the house of digital media and communication, a company that engaged in Platforms & Content Creation, Publishing, and Public Relations.

    Komentar
    Additional JS