Intel Kembali Masuk 10 Besar Prosesor Terlaris, Terbantu Krisis RAM - Kompas
KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun terakhir, prosesor Intel akhirnya kembali menembus daftar 10 besar CPU terlaris di marketplace Amazon.com.
Dua chip Intel yang berhasil masuk daftar tersebut adalah Core Ultra 7 270K Plus yang menempati posisi keenam dan Core i7-14700K di posisi kesembilan.
Core Ultra 7 270K Plus merupakan bagian dari keluarga Arrow Lake Refresh, generasi penyegaran dari arsitektur Arrow Lake yang sebelumnya kurang diminati pasar. Sementara itu, Core i7-14700K berasal dari keluarga Raptor Lake Refresh, generasi prosesor Intel yang lebih lawas.
Meski Intel berhasil menembus daftar 10 besar, AMD masih mendominasi delapan posisi lainnya di papan peringkat tersebut. Ryzen 7 9800X3D bertengger di posisi puncak, disusul Ryzen 5 5500 di posisi kedua.
Molinas dan Risiko Mengulang Proyek Kendaraan Nasional
Baca juga: GPU Nvidia Ini Harganya Meroket, Tembus Rp 288 Juta
Baca Juga :
Berikut susunan lengkap 10 besar CPU terlaris di Amazon, seperti dihimpun KompasTekno dari Techspot:
- AMD Ryzen 7 9800X3D
- AMD Ryzen 5 5500
- AMD Ryzen 5 9600X
- AMD Ryzen 7 5800X3D
- AMD Ryzen 7 7800X3D
- Intel Core Ultra 7 270K Plus
- AMD Ryzen 9 9950X3D
- AMD Ryzen 5 7600X
- Intel Core i7-14700K
- AMD Ryzen 5 5600X
Pendorong utama
Kembalinya Intel ke daftar 10 besar ini didorong oleh melambungnya harga modul memori DDR5 di pasaran.
Kondisi ini membuat sejumlah pembeli lebih memilih memakai kembali RAM DDR4 yang sudah mereka miliki, alih-alih beralih ke DDR5 yang harganya kian mahal.
Keunggulan ini menguntungkan Intel, karena Core i7-14900K dan Core i7-14700K sama-sama mendukung penggunaan RAM DDR4.
Di sisi lain, kondisi ini justru merugikan sejumlah prosesor AMD generasi terbaru yang hanya mendukung DDR5 saja, seperti Ryzen 9950X, Ryzen 9900X, dan Ryzen 9850X3D.
Lonjakan harga DDR5 ini sendiri merupakan bagian dari krisis kelangkaan memori global yang mulai terjadi sejak 2025.
Penyebab utamanya adalah pengalihan kapasitas produksi tiga produsen memori terbesar dunia, yakni Samsung, SK Hynix, dan Micron, ke produksi High Bandwidth Memory (HBM) untuk kebutuhan AI dan GPU data center, karena marginnya lebih besar dibanding memori konsumen biasa.
Baca juga: Kemajuan Chip RAM China Ini Bikin SK Hynix, Samsung, dan Micron Ketar-ketir
Akibatnya, harga chip DRAM tercatat melonjak hingga 172 persen sepanjang 2025, dengan sejumlah RAM DDR5 di pasar ritel bahkan harganya naik lebih dari dua kali lipat.
Ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China turut memperparah kelangkaan pasokan ini, seiring sejumlah produsen yang menghentikan penjualan peralatan produksi memori ke vendor asal China.
Dampaknya pun merembet ke industri komputer secara lebih luas. Produsen PC (original equipment manufacturer, OEM) dilaporkan menghadapi kenaikan biaya produksi sekitar 15 hingga 20 persen. Kenaikan biaya didorong porsi biaya memori dalam satu unit PC yang melonjak hingga 35 persen dari total komponen, naik drastis dari sebelumnya hanya 15 hingga 18 persen.
Bila tren ini terus berlanjut, laptop entry level dengan harga di bawah 500 dollar AS (sekitar Rp 9 juta) bahkan disebut berpotensi tidak lagi layak secara bisnis diproduksi dalam dua tahun ke depan.
Kelangkaan memori global ini sendiri diperkirakan masih akan berlangsung hingga 2027, dengan perbaikan pasokan baru diperkirakan mulai terasa sejak 2028.
Baca juga: Intel Didenda Rp 6 Triliun karena Sengaja Jegal AMD
Prosesor lawas AMD juga kecipratan
Yang menarik, dampak krisis RAM ini juga membuat sejumlah prosesor AMD generasi lama ikut kecipratan.
Ryzen 5 5500, yang notabene sudah berusia beberapa tahun dan mendukung RAM DDR4, sempat tercatat menempati posisi kedua di daftar peringkat Amazon, bahkan sesekali sempat unggul dari Ryzen 7 9800X3D yang merupakan chip gaming andalan AMD saat ini.
Konsumen tampaknya makin rasional dalam menimbang antara performa dan total biaya kepemilikan sebuah PC, terutama di tengah harga RAM yang belum menunjukkan tanda-tanda akan turun dalam waktu dekat.
Baca juga: Intel Akhirnya Balikkan Fitur yang Sempat Ditinggalkan, Hadir Lagi di Prosesor 2028
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Momentum Subsidi Pertalite Ditata, Motor Listrik Kian Dilirik