LandSpace Berhasil Mendaratkan Roket Zhuque 3 di Darat - ANH
Alya Rahmawati
Author

Smallest Font
Largest Font
Perusahaan antariksa swasta Tiongkok, LandSpace, mengukir sejarah dengan berhasil mendaratkan tahap pertama roket Zhuque-3 di zona uji coba peluncuran komersial Dongfeng pada Selasa (18/8/2026) malam pukul 19.35 EDT atau Rabu (19/8/2026) pagi waktu Beijing.
Pendaratan ini menobatkan Tiongkok sebagai negara pertama yang menguasai dua jalur teknologi pemulihan roket orbit yang berbeda. Keberhasilan tersebut dicapai berkat penggunaan pendaratan berbasis kaki di darat serta metode jaring laut yang sebelumnya dipraktikkan oleh badan antariksa negara CASC.
Keberhasilan misi Zhuque-3 Y2 ini juga ditandai dengan kesuksesan muatan pendorong utama yang mengantarkan satelit Honghu 03 milik Hongqing Technology ke orbit sasaran secara presisi.
Melalui pendaratan berjarak penuh ini, LandSpace juga mencatatkan rekor sebagai entitas komersial pertama di dunia yang berhasil memulihkan roket berbahan bakar baja tahan karat dari penerbangan orbit.
Penggunaan material baja tahan karat ini dinilai jauh lebih efisien dari sisi biaya jika dibandingkan dengan bahan paduan aluminium yang umumnya digunakan pada pendaratan roket pendorong sebelumnya.
Pihak perusahaan menyampaikan pencapaian teknis tersebut secara resmi seusai peluncuran.
"Misi ini menandai upaya pemulihan tahap pertama kendaraan peluncur tingkat orbit pertama Tiongkok yang berhasil menggunakan kaki pendarat, sekaligus pemulihan pendorong pertama Tiongkok di darat," kata LandSpace melalui X pada malam hari tersebut.
Pihak pengembang menegaskan bahwa pengujian ini menjadi modal krusial bagi pengembangan sistem transportasi antariksa masa depan.
"Ini adalah uji terbang vital bagi Zhuque-3 saat bertransisi dari tahap demonstrasi dan verifikasi teknologi menuju tahap aplikasi rekayasa keterpakaian ulang," tambah perusahaan tersebut.
Pihak manajemen juga mengonfirmasi keandalan rancangan serta kematangan teknis dari roket pendorong tersebut.
"Misi ini lebih lanjut memverifikasi kebenaran desain dan keandalan sistem kendaraan peluncur yang dapat digunakan kembali Zhuque-3, memvalidasi kemampuan pemulihan tahap pertamanya serta kematangan rekayasanya," tulis LandSpace dalam unggahan X lainnya pada hari yang sama.
Secara fisik, roket berbahan bakar campuran oksigen cair dan metana (methalox) ini memiliki spesifikasi tinggi 66 meter serta kapasitas angkut menuju orbit rendah bumi (LEO) hingga 18.300 kilogram.
Keberhasilan ini memperbaiki catatan penerbangan perdana Zhuque-3 pada 2 Desember 2025 lalu yang sempat mengalami kegagalan pendaratan akibat pembakaran tidak normal di dekat area landasan.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow