Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Keuangan Motor Listrik Motor Listrik Nasional Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Resmi Luncurkan 20.000 Motor Listrik Nasional, Tanpa DP dan Cicilan Kredit Murah - Grid

    4 min read

     

    Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:03 WIB

    GridOto.com - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan 20.000 motor listrik nasional (MOLINAS), (13/8/26).

    Molinas ini diproduksi di pabrik PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Jawa Barat.

    "Hari ini launching, hari ini saya tanda tangani, karena hari ini kelompok Indika telah berhasil produksi 20.000 motor. Saya bilang ke kelompok Indika, kalau kalian nanti mencapai 200.000 saya datang lagi. 2 juta saya datang lagi," tutur Prabowo dalam acara peresmian dilansir dari Kompas.com.

    Prabowo pun meminta Danantara mendukung Molinas ini.

    Kepala negara juga berencana memproduksi motor listrik nasional ini tanpa DP dan cicilan kredit murah.

    Di momen ini, ia berkelakar bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa tidak terlalu suka dengan rencana itu.

    "Tadi kita bicarakan, Menteri Keuangan tidak akan terlalu suka tapi ya ini ujungnya you akan juga suka, di ujungnya. Kita akan turunkan apa itu? Bunga. Bunga cicilan kita turunkan untuk rakyat! Kemudian kita usahakan tidak pakai DP!" ucap Prabowo.

    Menurut Prabowo, penggunaan motor listrik akan lebih hemat daripada motor bensin.

    "Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50 persen pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak gitu," ucap dia.

    Sejalan dengan pernyataan Presiden, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh Molinas, mulai dari sisi hilirisasi bahan baku baterai hingga skema pembiayaan bagi konsumen.

    Baca Juga: Istana Negara Beri Info, Presiden Segera Merilis Motor Listrik Nasional Karya Anak Bangsa

    Motor listrik buatan ALVA yang dipamerkan saat peluncuran motor listrik nasional (Molinas), (13/8/26)Motor listrik buatan ALVA yang dipamerkan saat peluncuran motor listrik nasional (Molinas), (13/8/26)(YouTube/Sekretariat Presiden)

    Menurut Rosan, seluruh modal dasar untuk mewujudkan kemandirian motor listrik nasional sebenarnya sudah dimiliki Indonesia,

    "Sejalan dengan arahan Presiden agar bangsa ini berdikari dalam kegiatan ekonomi strategis," kata Rosan.

    "Kalau kita lihat, resepnya untuk Molinas ini semuanya ada di kita," ujar Rosan di sela acara peluncuran Molinas.

    Rosan menjelaskan, baterai untuk Molinas akan didorong penuh menggunakan basis nikel.

    Alasannya, Indonesia diklaim menguasai 46 persen cadangan nikel dunia.

    Menurut Rosan, Indonesia juga sudah punya teknologi dan kemampuan untuk menjalankan hilirisasi nikel menjadi sel baterai hingga battery pack, sehingga rantai produksi Molinas bisa berjalan mandiri di dalam negeri.

    Dalam kesempatan itu, Rosan turut memaparkan proyeksi potensi pasar Molinas ke depan.

    Ia menyebut, dari sekitar 140 juta unit motor yang beredar di Indonesia dengan pembelian motor baru mencapai 6-7 juta unit per tahun, pembeli motor listrik baru berkisar 60-70 ribu unit atau kurang dari 1 persen.

    "Kalau kami lihat ini potensi ke depannya, upside-nya ini bisa secara eksponensial," kata Rosan.

    Rosan memperkirakan ukuran pasar Molinas ke depan bisa mencapai kurang lebih 170 miliar dollar AS.

    Baca Juga: Prabowo Harap Petani Punya Motor Listrik, Pakar Sebut Infrastruktur Desa Harus Siap Dulu

    CEO Danantara Indonesia, Rosan RoeslaniCEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani(YouTube/Sekretariat Presiden)

    Untuk merealisasikan janji Presiden, Rosan mengungkapkan Danantara telah berkoordinasi dengan seluruh perbankan dan institusi finansial di bawah naungannya.

    Pihak perbankan disebut siap memberikan pendanaan dengan bunga lebih rendah dan tenor lebih panjang.

    Tak hanya itu, uang muka atau down payment (DP) pembelian motor listrik yang selama ini berkisar 10 persen akan dikurangi, bahkan berpotensi dihilangkan sama sekali.

    "Sehingga minat masyarakat untuk membeli motor listrik ini bisa berjalan dengan cepat dan baik," ujar Rosan.

    Komentar
    Additional JS