Solusi AI dan Telematika untuk Penyelesaian Insiden Armada di Asia Pasifik - Medcom

Jakarta: Manajemen keselamatan dan kepatuhan dalam industri transportasi kini memasuki babak baru dengan pemanfaatan teknologi berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Geotab resmi mengumumkan peluncuran Geotab Investigations.
Kehadiran solusi terpadu ini dirancang untuk membantu tim operasional, keselamatan, dan kepatuhan mempercepat penyelesaian berbagai insiden jalan raya yang kerap dihadapi oleh organisasi pengelola armada. Selama ini, proses investigasi kecelakaan, kerusakan aset, pelanggaran keselamatan, hingga penanganan keluhan dari masyarakat masih sering dilakukan secara manual dan terfragmentasi, sehingga memicu risiko hukum, liabilitas, asuransi, dan penurunan reputasi yang signifikan.
David Brown, Associate Vice President Sales APAC di Geotab menekankan pentingnya akses cepat terhadap informasi yang valid saat terjadi insiden di lapangan. Melalui Geotab Investigations, seluruh data penting diintegrasikan ke dalam satu platform tunggal untuk memberikan gambaran yang transparan kepada pengelola armada mengenai kondisi riil di lapangan.
Dengan pemanfaatan data telematika yang terekam otomatis, platform ini menyajikan satu tampilan operasional terstruktur berdasarkan kronologi waktu yang presisi. Catatan riwayat aktivitas kendaraan dan perilaku pengemudi ini memastikan adanya akuntabilitas yang kuat dan konsistensi dalam pengambilan keputusan, sekaligus melindungi para pengemudi dari potensi tuduhan keliru.
Sistem ini dibekali dengan kemampuan untuk mengolah data mentah menjadi informasi komprehensif yang siap pakai. Pengguna dapat melakukan pencarian insiden berbasis data secara instan untuk melacak aktivitas armada berdasarkan filter lokasi dan waktu yang spesifik. Selain itu, platform ini mampu melakukan rekonstruksi kronologi kejadian secara utuh dengan menggabungkan data perjalanan, kecepatan, rute, dan perilaku pengemudi sebelum, saat, dan sesudah insiden terjadi.
Untuk memperkaya analisis, tim investigasi juga dapat mengintegrasikan berbagai bukti pendukung eksternal seperti foto, video, laporan, catatan tertulis, hingga korespondensi email dalam satu ruang kerja digital, yang dikelola melalui alur kerja kasus terstruktur dari tahap awal hingga penyelesaian akhir demi transparansi audit internal.
Sebagai platform terbuka yang kini menghubungkan sekitar 6 juta kendaraan dan memproses hingga 100 billion titik data setiap hari, Geotab memastikan seluruh pengelolaan informasi berjalan di atas standar keamanan tertinggi. Teknologi ini telah didukung oleh berbagai sertifikasi keamanan siber global terkemuka seperti ISO/IEC 27001:2022, SOC2, FIPS 140-3, dan FedRAMP.
Meskipun menawarkan efisiensi tinggi, pihak manajemen mengingatkan bahwa solusi ini dihadirkan dalam kondisi sebagai alat bantu informasi operasional internal. Tanggung jawab penuh terkait pemeliharaan rantai pengawasan bukti atau chain of custody serta pemenuhan kebutuhan peninjauan hukum tetap berada di tangan masing-masing perusahaan pelanggan.
(MMI)