Waspada Modus Penyadapan Terbaru, Begini Cara Amankan WA dan Telegram dari Mata-mata - Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Waspada-Modus-Penyadapan-Whatsapp-Terbaru.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kejahatan siber pada aplikasi pesan instan kini hadir dengan beragam modus baru seperti peretasan kode verifikasi.
- Pengguna WhatsApp dapat memeriksa sesi aktif melalui menu Perangkat Tertaut untuk memutus akses perangkat asing.
- Telegram menyediakan fitur Hentikan Semua Sesi Lainnya untuk mengeluarkan penyusup dari akun berbasis awan.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kejahatan siber yang menyasar aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dan Telegram kini hadir dengan beragam modus baru.
Mulai dari pemanfaatan celah saat ponsel dipinjam hingga peretasan berbasis kode verifikasi, risiko pengintipan data pribadi kian meningkat.
Oleh karena itu, langkah pengamanan secara berkala menjadi hal yang penting untuk dilakukan oleh para pengguna.
Penyadapan aplikasi pesan umumnya bertujuan menguasai akses akun, melihat riwayat percakapan, hingga mencuri informasi sensitif.
Pada WhatsApp, metode yang paling sering digunakan adalah menautkan akun ke perangkat lain melalui pemindaian kode QR tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Sementara pada Telegram yang berbasis cloud, penyusupan kerap terjadi saat pihak lain berhasil mendapatkan kode login di perangkat berbeda.
Cara Memeriksa Akun WhatsApp yang Disadap
Untuk memastikan akun WhatsApp tidak sedang diakses oleh pihak lain, pengguna dapat memanfaatkan fitur transparansi perangkat yang telah disediakan di dalam aplikasi.
Cek Daftar Perangkat
Buka aplikasi WhatsApp, pilih menu titik tiga di sudut kanan atas untuk pengguna Android atau menu Pengaturan bagi pengguna iOS, kemudian masuk ke opsi Perangkat Tertaut (Linked Devices).
Identifikasi Sesi Aktif
Di halaman tersebut, sistem akan menampilkan seluruh browser atau perangkat lain yang terhubung dengan akun, lengkap dengan keterangan waktu dan perkiraan lokasi akses terakhir.
Baca juga: Gampang Banget! Begini Cara Memulihkan Akun WhatsApp yang Telanjur Disadap Hacker
Putuskan Akses Asing
Jika menemukan perangkat yang tidak dikenal, ketuk nama perangkat tersebut dan pilih opsi Keluar (Log Out).
Langkah ini otomatis memutus sambungan perangkat asing dari akun WhatsApp secara langsung.
Langkah Mengamankan Akun WhatsApp
Setelah memutus akses yang mencurigakan, pengamanan tambahan perlu dilakukan agar akun tidak mudah ditautkan kembali oleh pihak luar.
WhatsApp menyediakan fitur Verifikasi Dua Langkah (Two-step Verification) yang bisa diakses melalui menu Pengaturan > Akun.
Fitur ini mewajibkan pengguna membuat enam digit PIN rahasia serta mengaitkan alamat surat elektronik (email) pemulihan.
Dengan fitur ini, setiap upaya masuk ke akun baru akan selalu meminta PIN tersebut.
Pengguna juga disarankan mengaktifkan penguncian aplikasi menggunakan pemindai sidik jari atau Face ID.
Cara Cek Perangkat Terhubung di Telegram
Telegram memiliki karakteristik yang memungkinkan satu akun aktif bersamaan di berbagai perangkat, seperti ponsel, tablet, dan komputer.
Kondisi ini membuat pemeriksaan daftar perangkat menjadi krusial.
Pemeriksaan dapat dilakukan dengan masuk ke menu Pengaturan (Settings), lalu memilih Perangkat (Devices).
Pada bagian Sesi Aktif (Active Sessions), seluruh sistem operasi dan jenis perangkat yang sedang mengakses akun akan terdaftar secara rinci.
Apabila terdapat perangkat asing yang mencurigakan, pengguna dapat menekan tombol Hentikan Semua Sesi Lainnya (Terminate All Other Sessions) untuk langsung mengeluarkan seluruh penyusup dari akun tersebut.
Baca juga: Cara Mendeteksi WhatsApp yang Diam-diam Dihack Orang, Kenali Munculnya Tanda-tanda Mencurigakan
Cara Mengaktifkan Keamanan Tambahan di Telegram
Guna mengantisipasi pengintipan berulang, pengguna Telegram wajib mengaktifkan proteksi ganda pada lapisan awan aplikasi.
Fitur Verifikasi Dua Langkah pada Telegram dapat diaktifkan melalui menu Pengaturan > Privasi dan Keamanan.
Fitur ini akan meminta pengguna membuat kata sandi (cloud password) khusus.
Kata sandi ini wajib dimasukkan setiap kali ada perangkat baru yang mencoba masuk ke akun, meskipun perangkat tersebut berhasil mengantongi kode OTP SMS.
Selain itu, fitur Passcode Lock pada menu keamanan yang sama dapat dimanfaatkan untuk mengunci aplikasi Telegram saat tidak digunakan.