Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Aplikasi Berita Featured Internet Media Sosial Spesial WhatsApp

    WhatsApp Rilis 3 Fitur Keamanan Baru agar Akun Tak Mudah Dibajak - Kompas

    8 min read

     

    KOMPAS.com - Platform pesan instan milik Meta, WhatsApp (WA) mengumumkan tiga fitur keamanan baru untuk memperkuat perlindungan akun pengguna dari pembajakan hingga modus penipuan.

    Tiga pembaruan tersebut mencakup dukungan lebih dari satu passkey, peningkatan sistem verifikasi dua langkah (two-step verification/2FA), serta informasi tambahan ketika pengguna menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

    Ketiga fitur baru ini diumumkan lewat sebuah posting di blog WhatsApp, Selasa (25/8/2026).

    Salah satu perubahan paling besar ada pada fitur verifikasi dua langkah. Selama ini, pengguna WA dapat mengamankan akun menggunakan PIN angka enam digit.

    Cara Mengetahui WhatsApp Disadap atau Tidak

    Kini, WhatsApp meningkatkan sistem tersebut dengan memungkinkan pengguna menggunakan password yang lebih panjang dan kompleks.

    Baca juga: Kenapa Chat WhatsApp Muncul Menunggu Pesan Ini, Ini Cara Mengatasinya

    Password dapat terdiri dari kombinasi huruf dan angka (alfanumerik), bahkan karakter khusus (seperti @, #, *, dll). Dengan begitu, kredensial keamanan akan lebih sulit ditebak dibandingkan PIN enam digit sederhana.

    "Selama ini berupa PIN enam digit, sekarang kami meningkatkannya menjadi password lengkap, lebih panjang, alfanumerik, bahkan dengan karakter khusus agar lebih sulit ditebak," kata WhatsApp.

    "Jika Anda selama ini menggunakan '123456', ini saatnya untuk menggantinya," lanjut perusahaan.

    Baca juga: iPhone dan HP Android Akhirnya Akur, Bisa "SMS-an" Gratis

    Verifikasi dua langkah berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan untuk mencegah akun diambil alih orang lain.

    Artinya, sekalipun hacker memperoleh kode OTP (one-time password) pengguna, masih terdapat lapisan kredensial tambahan yang harus dilewati untuk mengambil alih akun.

     WhatsApp mengumumkan tiga fitur keamanan baru, yakni dukungan lebih dari satu passkey, peningkatan sistem verifikasi dua langkah (two-step verification/2FA), serta informasi tambahan ketika pengguna menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

    Lihat Foto

    WhatsApp juga meningkatkan dukungan passkey di aplikasinya.

    Baca juga: Threads Sesumbar Dapat 1 Juta Pengguna Baru Tiap Hari

    Passkey ini memungkinkan pengguna masuk kembali atau memverifikasi identitas di WhatsApp menggunakan metode keamanan yang sudah tersedia di perangkat, seperti sidik jari, Face ID, atau kode kunci layar.

    Dengan demikian, pengguna tidak perlu bergantung pada kode atau PIN untuk proses verifikasi tertentu.

    Menurut WhatsApp, lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia kini telah mengaktifkan passkey.

    Kini, satu akun WA juga dapat memiliki lebih dari satu passkey. Pembaruan ini terutama ditujukan bagi pengguna yang memakai WhatsApp di perangkat dengan platform berbeda, misalnya Android dan iOS.

    Pengguna dapat membuat passkey terpisah untuk masing-masing platform tersebut. Untuk mengaturnya, pengguna bisa membuka Settings > Account > Passkeys di aplikasi WhatsApp.

    Baca juga: Hati-hati Jika WhatsApp Tiba-tiba Minta Kode Verifikasi, Aktifkan Pengaturan Ini

    Fitur keamanan ketiga menyasar panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak.

    Khusus di Android, WhatsApp kini akan menampilkan lebih banyak konteks mengenai penelepon yang tidak dikenal sebelum pengguna memutuskan untuk mengangkat telepon.

    Misalnya, pengguna dapat melihat apakah nomor tersebut berasal dari negara lain dan apakah pengguna memiliki grup WhatsApp yang sama dengan penelepon.

    Baca juga: Apa Itu File Msgstore di WhatsApp dan Bolehkah Dihapus?

    Informasi tersebut diharapkan membantu pengguna mengenali panggilan mencurigakan sebelum berinteraksi dengan penelepon.

    Menurut WhatsApp, penipu kerap mengandalkan rasa panik atau urgensi agar calon korban segera merespons tanpa sempat memeriksa siapa yang menghubungi mereka.

    Dengan informasi tambahan tersebut, pengguna memiliki lebih banyak konteks untuk mempertimbangkan apakah panggilan perlu diangkat atau sebaiknya diabaikan.

    Cara mengatifkan fitur Strict Account Settings WhatsApp.

    Lihat Foto

    Tiga pembaruan tersebut melanjutkan sederet fitur keamanan yang digulirkan WhatsApp sepanjang 2026.

    Pada Januari lalu, WhatsApp mulai menggulirkan fitur Strict Account Settings, yaitu pengaturan keamanan ekstra yang dirancang terutama untuk pengguna berisiko tinggi, seperti jurnalis dan figur publik.

    Baca juga: Akun WhatsApp Anda Tiba-tiba Diblokir? Ini Penyebabnya Menurut WhatsApp

    Fitur ini ditujukan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan siber canggih, termasuk spyware.

    Kemudian pada Maret, WhatsApp mengumumkan sistem peringatan untuk mendeteksi permintaan penautan perangkat (device linking) yang diduga merupakan penipuan.

    Modus tersebut biasanya dilakukan dengan mengelabui korban agar membagikan kode penautan atau memindai kode QR tertentu. Jika berhasil, pelaku dapat menautkan perangkatnya ke akun WhatsApp korban.

    Baca juga: Apa Itu Fitur End-to-End Encryption di WhatsApp? Kenapa Penting?

    WhatsApp juga mulai menguji fitur Scam Alert secara terbatas pada Agustus ini.

    Fitur yang masih dalam tahap Beta tersebut menggunakan model machine learning yang berjalan secara lokal di perangkat untuk memperingatkan pengguna ketika terindikasi sedang menjadi sasaran penipu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bleeping Computer.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Komentar
    Additional JS