China Pertimbangkan Izin Pembelian Chip Nvidia bagi Alibaba dan ByteDance - Dekokratis
Ritva Aneli Fauziah
Author
Smallest Font
Largest Font
Pemerintah China dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk membuka kembali akses relaksasi pembelian chip buatan Nvidia bagi sejumlah perusahaan teknologi papan atas dalam negeri. Langkah tersebut menyasar korporasi raksasa seperti ByteDance dan Alibaba guna mendukung pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan mereka, dilansir dari Tekno.
Sinyal pelonggaran kebijakan teknologi ini terlihat dari instruksi pemerintah China yang meminta ByteDance dan Alibaba melaporkan rencana pengadaan unit. Kedua perusahaan diminta menyertakan rincian jumlah kebutuhan unit serta tujuan penggunaan chip Nvidia RTX PRO 5500, meski hingga kini belum ada keputusan resmi atau persetujuan akhir yang dikeluarkan.
Chip RTX PRO 5500 sendiri dirancang Nvidia untuk komputer profesional kelas atas berbasis arsitektur Blackwell yang dirilis pada September 2026. Produk ini diperkirakan para pelaku industri mampu terhindar dari kriteria pembatasan ekspor yang diberlakukan pemerintah Amerika Serikat terhadap pasokan semikonduktor ke China.
Pertimbangan izin pengadaan ini muncul di tengah upaya konsisten Beijing mendorong sektor industri domestik mengurangi ketergantungan pada teknologi Amerika Serikat selama dua tahun terakhir. Pada saat yang sama, raksasa e-commerce Alibaba juga terus mengembangkan independensi teknologi lewat peluncuran chip AI mandiri bernama Zhenwu V900 melalui unit T-Head, yang diklaim memiliki peningkatan performa hingga tiga kali lipat.
Meskipun pihak Beijing memberikan sinyal lampu hijau secara internal, penjualan chip Nvidia secara luas tetap bergantung pada regulasi perdagangan internasional. Ketentuan ekspor ketat dari pemerintah Amerika Serikat terkait produk semikonduktor canggih masih menjadi faktor penentu utama transaksi tersebut.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
