Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita YouTube Featured Internet Ipda Purnomo Kasus Keuangan Media Sosial Pajak Spesial

    Hati Nurani Terusik, Ipda Purnomo "Polisi Baik" Pilih Tutup Akun YouTube Setelah Didatangi Pihak yang Selidiki Keuntungan Kanal Medsosnya - AFU

    4 min read

      

    Tangkapan layar video pernyataan penonaktifan akun Youtube Purnomo Belajar Baik oleh Ipda Purnomo (istimewa)

    Penulis: Agung Riyadi

    JAKARTA, AFU.ID — Kabar mengejutkan dan mengundang keprihatinan datang dari sosok polisi berhati mulia asal Lamongan, Jawa Timur, Ipda Purnomo, atau yang akrab dikenal sebagai pendiri kanal YouTube "Purnomo Belajar Baik". Melalui akun sebuah video Instagram pribadinya @purnomopolisibaik yang diunggah pada Senin (28/9/2026), September 2026, ia secara terbuka mengumumkan akan menutup selamanya kanal YouTube yang selama ini menjadi salah satu sumber napas bagi kegiatan kemanusiaannya.

    Pernyataan itu dilangi Purnomo lewat video serupa yang diunggah Selasa (29/9/2026). Dengan mengenakan seragam polisi lengkap, Purnomo kembali menegaskan akan menonaktifkan akun Youtub Purnomo Belajar Baik. "Insya Allah, mulai awal bulan depan, bulan Oktober tahun 2026, saya akan menonaktifkan, pendapatan saya dari media sosial khususnya dari akun channel Youtube, Purnomo Belajar Baik," ujarnya.

    Dari video tersebut diketahui, keputusan berat tersebut diambil tak lama setelah dirinya kedatangan tamu misterius pada tanggal 28 September 2026. Berdasarkan pengakuannya, tamu yang datang tersebut mengaku dari pihak yang kerap mengecek dan mempertanyakan keuntungan penghasilan dari media sosial yang dikelolanya. Alih-alih merasa gentar, Purnomo dengan transparan langsung memberikan buku rekeningnya agar diperiksa secara rinci guna melihat alur keluar masuknya dana.

    "Kalau seandainya masih ada untung tak suruh ngambil. Tapi kalau dari hasil dari media sosial kurang untuk kegiatan bersedekah saya, mudah-mudahan pihak itu yang mau nanya-nanya, mau membantu dan mau nambahi uang untuk kegiatan sosial saya," ujar Purnomo.

    "Sekali lagi, saya enggak ngisi data, namun tak kasih rekening saya biar langsung dicek penghasilan media sosial saya setiap bulannya berapa dengan syarat mau nambahi jika penghasilan media sosial saya kurang banyak dipakai untuk kegiatan sosial," tambah Purnomo.

    Dia menegaskan, seluruh hasil dari kanal YouTube resmi Purnomo Belajar Baik, didedikasikan sepenuhnya untuk biaya perawatan dan kebutuhan para ODGJ yang ia tampung. Selain itu, uang tersebut juga digunakan menjalankan aksi sosial lainnya seperti aksi berbagi kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu melalui program "amplop senyum" setiap hari Jumat. "Saya tidak untuk memperkaya diri sendiri namun Insya Allah, Allah menjaga niat baik saya sekeluarga bersama tim saya," tegas Purnomo.

    Melalui unggahan perpisahan tersebut, Purnomo menyampaikan permohonan maaf kepada publik jika selama aktif bermain media sosial terdapat kesalahan kata atau perbuatan. Meski kanal YouTube resminya ditutup mulai bulan depan, ia memastikan tidak akan berhenti menebarkan kebaikan dengan tetap membagikan video-video pendek seputar ajakan berbuat kebajikan tanpa menggunakan wadah YouTube. "Saya mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang selalu mendukung kegiatan ini," pungkasnya.

    Sosok Ipda Purnomo sendiri bukanlah figur sembarangan di mata masyarakat. Sebagai anggota kepolisian dari Polres Lamongan, ia telah mendedikasikan hidupnya selama sekitar satu dekade untuk misi kemanusiaan yang luar biasa. Bersama sang istri, ia mengelola tempat penampungan yang merawat ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta anak-anak telantar.

    Selama ini, seluruh hasil pendapatan dari monetisasi kanal YouTube Purnomo Belajar Baik didedikasikan secara mutlak untuk membiayai perawatan, pengobatan, dan kebutuhan sehari-hari para ODGJ serta kaum marjinal yang ditampungnya. Aksi sosial bertajuk "amplop senyum" bagi kaum dhuafa dan anak yatim setiap hari Jumat, telah mengantarkannya menerima berbagai penghargaan sebagai Polisi Inspiratif serta diusulkan dalam ajang bergengsi Hoegeng Awards.

    Pengumuman penutupan kanal YouTube yang dilakukan oleh Ipda Purnomo ini sontak memicu gelombang simpati serta kecaman keras dari warganet di ruang digital. Kolom komentar dipenuhi oleh rasa geram netizen terhadap pihak-pihak yang dianggap mencoba mencari keuntungan atau mengusik kerja-kerja sosial seorang aparat yang benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk rakyat.

    Sejumlah warganet meluapkan kekesalan mereka melalui cuitan di media sosial. "Seandainya 70 %saja punya ahlak dan jiwa macam pak purnomo. Saya kira rakyat akan merasa aman tenterm," kata @Agnitrao12336. "habis didatangin preman tukang palak kayaknya, mohon sabar dan maklum pak, tetap berbuat baik saja pokoknya," tambah akun @barnab4s. "habis didatangin preman tukang palak kayaknya, mohon sabar dan maklum pak, tetap berbuat baik saja pokoknya," tegas akun @danisyafwan. (MAR)

    Komentar
    Additional JS