Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gadget Lifestyle Lithium-Ion Smartphone Spesial Tips & Tricks

    Kenapa HP Bisa Terbakar atau Meledak? Ini Penjelasan tentang Baterai Lithium-Ion yang Perlu Dipahami - Viva

    4 min read


    Ilustrasi Baterai HP

    VIVA – Kasus ponsel terbakar atau bahkan mengalami ledakan memang jarang terjadi, tetapi bukan berarti mustahil. Salah satu komponen yang paling berkaitan dengan risiko tersebut adalah baterai lithium-ion, teknologi yang kini digunakan secara luas pada smartphone, laptop, tablet, hingga kendaraan listrik.

    Baca Juga

    Menurut National Renewable Energy Laboratory (NREL), dikutip VIVA Jum'at, 18 September 2026, baterai lithium-ion pada dasarnya dapat digunakan dengan aman dan dipakai setiap hari oleh jutaan perangkat. Namun, dalam kondisi tertentu, baterai dapat mengalami thermal runaway, yaitu kondisi ketika suhu di dalam sel meningkat secara tidak terkendali dan memicu reaksi berantai.

    Apa yang Terjadi di Dalam Baterai?

    Baca Juga

    Baterai lithium-ion menyimpan energi dalam jumlah cukup besar dalam ruang yang relatif kecil. Di dalam sel terdapat elektroda dan lapisan pemisah atau separator yang berfungsi mencegah kontak langsung antara bagian positif dan negatif.

    Masalah dapat muncul ketika separator mengalami kerusakan sehingga terjadi korsleting internal. Menurut UL Solutions, kerusakan tersebut bisa dipicu benturan, tekanan, cacat produksi, suhu ekstrem, maupun kerusakan yang berkembang akibat penggunaan atau pengisian yang tidak sesuai.

    Baca Juga

    Korsleting kemudian menghasilkan panas. Jika panas terus meningkat, baterai dapat masuk ke fase thermal runaway. Dalam kondisi ini, suhu dan tekanan meningkat dengan cepat, sementara material elektrolit yang mudah terbakar dapat menghasilkan gas.

    NREL menjelaskan bahwa dalam kondisi thermal runaway, suhu di dalam baterai dapat mencapai lebih dari 800 derajat Celsius. Panas yang sangat tinggi juga dapat memicu sel baterai di sekitarnya mengalami kondisi serupa.

    Mengapa HP Bisa Terbakar atau Meledak?

    Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko. Pertama adalah kerusakan fisik, misalnya ponsel mengalami benturan keras, tertekan, atau baterainya tertusuk.

    Kedua adalah panas berlebihan. Suhu tinggi dapat mempercepat reaksi kimia di dalam baterai dan meningkatkan risiko thermal runaway. Ketiga adalah masalah pengisian daya, terutama ketika baterai mengalami kondisi pengisian yang tidak sesuai dengan batas desainnya. UL Solutions menyebut pengisian atau pengosongan di luar batas yang ditentukan dapat menyebabkan kerusakan internal dan overheating.

    Faktor lainnya adalah cacat pada baterai atau masalah pada proses manufaktur. NREL menyebut sebagian kegagalan baterai dapat berawal dari cacat kecil di dalam sel yang kemudian berkembang menjadi korsleting internal.

    Ledakan sendiri tidak selalu berarti baterai tiba-tiba "meledak" seperti bahan peledak. Dalam kondisi thermal runaway, baterai dapat melepaskan gas mudah terbakar. Jika gas tersebut terakumulasi dan bertemu sumber panas atau api, dapat terjadi penyalaan cepat hingga ledakan.

    Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?

    Pengguna sebaiknya tidak mengabaikan tanda-tanda seperti baterai menggembung, perangkat menjadi sangat panas tanpa alasan jelas, mengeluarkan bau aneh, atau mengalami perubahan bentuk.

    Jika perangkat menunjukkan tanda kerusakan baterai, jangan terus digunakan atau diisi daya. Hindari pula membongkar baterai sendiri. Penanganan baterai lithium-ion yang sudah rusak sebaiknya mengikuti petunjuk produsen atau dilakukan oleh teknisi yang memiliki kemampuan sesuai.

    Ilustrasi HP

    Nggak Perlu Flagship! 10 HP Murah dengan Spesifikasi Seimbang Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis untuk Usia 40 Tahun

    Tak perlu flagship, 10 HP murah ini menawarkan spesifikasi seimbang untuk usia 40 tahun, mulai layar nyaman, baterai awet, kamera mumpuni hingga harga terjangkau.

    img_title

    VIVA.co.id

    19 September 2026

    Komentar
    Additional JS