Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Internet Spesial Tips & Tricks

    Kenapa Kuota HP Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai Internet? - Kompas

    9 min read

     


    KOMPAS.com – Kuota internet di ponsel seharusnya habis ketika pengguna aktif menggunakannya untuk berbagai aktivitas daring, seperti menonton video streaming, bermain game online, maupun berselancar di media sosial.

    Namun, tak sedikit pengguna yang mendapati kuota mereka tiba-tiba lenyap meski intensitas penggunaan internet sehari-hari terbilang minim.

    Situasi seperti ini jelas sangat merepotkan karena pengguna terpaksa harus kembali mengeluarkan uang untuk membeli paket data agar bisa tersambung kembali ke internet.

    Bila kondisi ini terus berulang, pengeluaran yang harus ditanggung pengguna pun akan semakin membengkak.

    Sejumlah faktor bisa menjadi biang keladi mengapa kuota internet terkuras tanpa sepengetahuan pengguna. Salah satunya adalah fitur pengunduhan file otomatis yang aktif di berbagai aplikasi.

    Ketika fitur tersebut berjalan, setiap file yang diterima akan langsung diunduh secara otomatis, sehingga kuota pun ikut tersedot tanpa disadari.

    Selain itu, fitur pembaruan aplikasi otomatis juga turut berkontribusi pada borosnya konsumsi data.

    Dengan fitur ini aktif, aplikasi dapat mengunduh versi terbaru kapan saja tanpa perlu perintah dari pengguna, sehingga kuota internet terpakai begitu saja di luar sepengetahuan pemilik ponsel.

    Untuk mengatasi masalah ini, ada sejumlah pengaturan di ponsel yang perlu dicermati dan disesuaikan oleh pengguna agar pemakaian kuota bisa lebih terkendali dan efisien.

    Lantas, bagaimana langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk menghemat paket data internet di HP?

    Bagi yang ingin mengetahui lebih jauh, berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kuota internet di HP cepat habis.

    Baca juga: Komdigi Resmi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Operator Wajib Patuh

    Cara menghemat kuota internet di HP

    Pada dasarnya, menghemat kuota internet di ponsel bukanlah perkara yang sulit. Terdapat beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan pengguna untuk menekan konsumsi data agar tidak cepat terkuras.

    Misalnya, pengguna dapat menonaktifkan fitur pengunduhan file otomatis yang berjalan di ponsel.

    Di samping itu, fitur pembaruan aplikasi otomatis juga bisa dimatikan agar tidak menyedot kuota tanpa permisi. Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur bawaan hemat data yang umumnya tersedia di hampir semua ponsel modern.

    Masih ada pula tips-tips lain yang bisa dicoba untuk menjaga agar kuota internet tetap awet. Berikut penjelasan lebih rincinya.

    Aktifkan fitur penghemat data

    Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengaktifkan fitur penghemat data bawaan yang sudah tertanam di ponsel. Fitur ini bekerja dengan cara mengoptimalkan penggunaan data sehingga tidak terbuang secara berlebihan.

    Saat fitur ini diaktifkan, akses data di latar belakang akan dibatasi, sehingga hanya aplikasi-aplikasi yang telah diprioritaskan saja yang diizinkan menggunakan internet secara bebas.

    Dengan begitu, aplikasi-aplikasi yang kurang krusial tidak akan memboroskan kuota secara diam-diam.

    Pada umumnya, fitur ini dapat diaktifkan melalui menu Pengaturan, lalu masuk ke opsi "Jaringan & Internet". Setelah itu, pilih "Penggunaan Data", dan jika tersedia, ketuk opsi "Penghemat Data" untuk mengaktifkannya.

    Nonaktifkan fitur pengunduhan file otomatis

    Sejumlah aplikasi media sosial, termasuk WhatsApp, dibekali dengan fitur unduhan otomatis. Saat fitur ini berjalan, semua file yang masuk ke dalam obrolan. Baik foto maupun video, akan otomatis tersimpan ke perangkat tanpa perlu disentuh pengguna.

    Padahal, tidak semua file yang diterima benar-benar diperlukan. Proses pengunduhan yang terjadi terus-menerus ini diam-diam menggerogoti kuota internet pengguna. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mematikan fitur unduhan otomatis di aplikasi media sosial.

    Sebagai contoh, di WhatsApp, pengguna bisa membuka menu "Pengaturan", lalu masuk ke "Penyimpanan dan Data", kemudian menonaktifkan opsi pengunduhan file otomatis yang tersedia di sana.

    Nonaktifkan fitur pembaruan aplikasi otomatis

    Pembaruan aplikasi ke versi terbaru kerap membutuhkan kapasitas unduhan yang tidak sedikit, dalam beberapa kasus bahkan bisa melebihi 100 MB.

    Apabila proses pembaruan ini berlangsung menggunakan koneksi seluler, kuota internet bisa terkuras dalam waktu singkat.

    Oleh sebab itu, penting bagi pengguna untuk menonaktifkan pembaruan aplikasi otomatis ketika menggunakan jaringan seluler. Cara melakukannya berbeda-beda tergantung jenis ponsel yang digunakan.

    Pada iPhone, misalnya, pengguna bisa membuka "Pengaturan", kemudian pilih "App Store", lalu matikan opsi "Pengunduhan Otomatis" yang ada di kolom "Data Seluler".

    Baca juga: Komdigi Akan Kaji Putusan MK soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus

    Hindari pencadangan file menggunakan data seluler

    Tips berikutnya adalah menghindari proses pencadangan atau backup file ke layanan penyimpanan berbasis cloud seperti iCloud maupun Google Drive saat menggunakan jaringan seluler.

    Proses pencadangan data ini dikenal sebagai salah satu aktivitas yang paling banyak mengonsumsi kuota internet.

    Semakin besar jumlah dan ukuran file yang hendak dicadangkan, semakin banyak pula data yang akan terkuras selama proses berlangsung. Maka, sebaiknya lakukan pencadangan hanya saat terhubung ke jaringan WiFi.

    Batasi aktivitas streaming video

    Platform streaming video semacam YouTube termasuk dalam kategori layanan yang paling rakus mengonsumsi data internet. Dirangkum KompasTekno dari Makeuseof, menonton video dengan kualitas HD selama satu jam saja sudah cukup untuk menghabiskan kuota internet hingga 2 GB.

    Maka dari itu, bila ingin menjaga agar kuota tetap irit, batasi akses ke platform streaming video dan hindari penggunaan yang berlebihan.

    Selain itu, pengguna juga perlu memantau aplikasi-aplikasi lain yang mungkin telah mengonsumsi data dalam jumlah besar.

    Pemantauan ini umumnya dapat dilakukan melalui menu pengaturan data seluler, di mana pengguna bisa melihat daftar lengkap aplikasi beserta jumlah data yang telah mereka gunakan.

    Dari daftar tersebut, pengguna bisa menentukan aplikasi mana saja yang sebaiknya dibatasi penggunaannya demi menjaga keawetan kuota. Perlu diketahui, aplikasi yang biasanya paling banyak menyedot data adalah platform berbagi video dan gambar seperti Instagram dan TikTok.

    Matikan data background

    Cara lain yang efektif untuk menghemat kuota adalah dengan mematikan penggunaan data di latar belakang atau yang dikenal sebagai data background.

    Fitur ini umumnya berjalan agar aplikasi bisa terus memperbarui informasi secara berkala meskipun tidak sedang dibuka oleh pengguna.

    Salah satu fungsi data background yang paling umum adalah memungkinkan notifikasi baru tetap masuk secara real-time, misalnya saat ada pesan baru di aplikasi perpesanan, meski aplikasinya tidak sedang aktif digunakan.

    Untuk aplikasi yang tidak terlalu penting, pengguna bisa mempertimbangkan untuk menonaktifkan data background guna menekan konsumsi kuota.

    Cara mematikannya bisa berbeda di setiap ponsel. Di perangkat Android, pengguna biasanya bisa mengaksesnya melalui menu pengaturan aplikasi, lalu memilih aplikasi yang diinginkan, kemudian memilih opsi "Restrict data usage" dan menonaktifkan pilihan "Background data". Dengan langkah ini, konsumsi data dari aplikasi tersebut bisa ditekan secara signifikan.

    Baca juga: Komdigi Akan Kaji Putusan MK soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus

    Beralih ke aplikasi versi lite

    Pilihan terakhir yang bisa dicoba adalah beralih menggunakan aplikasi versi lite atau versi ringan dari aplikasi populer yang biasa dipakai sehari-hari.

    Saat ini, cukup banyak aplikasi ternama yang telah menyediakan versi ringannya, seperti Facebook Lite, Instagram Lite, dan Spotify Lite.

    Aplikasi-aplikasi versi lite ini dirancang khusus agar lebih hemat dalam mengonsumsi data internet dibandingkan versi regulernya.

    Selain itu, aplikasi lite juga dioptimalkan agar dapat berjalan lancar di perangkat dengan spesifikasi lebih rendah dan koneksi internet yang kurang stabil.

    Demikianlah tujuh cara yang bisa diterapkan untuk menghemat kuota internet di HP agar tidak cepat habis.

    Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, pengguna tidak perlu lagi was-was kehabisan kuota di saat yang tidak terduga, sehingga tidak perlu terus-menerus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli paket data baru.

    Pengguna pun dapat dengan mudah menekan konsumsi data di ponsel sehingga kuota internet bisa bertahan lebih lama. Dengan cara itu, pengeluaran untuk membeli kuota internet bisa ditekan dan tidak menguras kantong. Semoga penjelasan di atas bermanfaat.

    Baca juga: MK Wajibkan Kuota Tak Hangus, Telkomsel: Paket Rollover Sudah Ada

    Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

    Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Komentar
    Additional JS