Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Featured Hugging Face Kecerdasan Buatan NVIDIA Spesial

    Nvidia Akuisisi Platform AI Hugging Face Senilai Rp 228 Triliun - Kompas

    5 min read

     

    KOMPAS.com - Nvidia resmi sepakat untuk mengakuisisi platform pengembangan kecerdasan buatan (AI) terbuka Hugging Face. Nilai akuisisi ini adalah 12,93 miliar dollar AS atau sekitar Rp 228 triliun (kurs 1 dollar AS = Rp 17.600).

    Kesepakatan tersebut dikonfirmasi Nvidia pada Kamis (3/9/2026) melalui blog resminya. Kabar soal akuisisi ini juga sudah mencuat sejak beberapa waktu lalu.

    Adapun nilai transaksi ini menjadikan akuisisi Hugging Face sebagai salah satu kesepakatan terbesar Nvidia.

    CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan, akuisisi ini akan memperluas infrastruktur Hugging Face dan meningkatkan akses terhadap teknologi AI bagi pengembang di seluruh dunia.

    Dua Orang Jadi Tersangka Kasus Konten soal Prabowo dan Nuklir Iran

    Baca juga: Nvidia Suntik Investasi Rp 62 Triliun ke MediaTek, Perkuat Bisnis Chip AI

    Hugging Face merupakan salah satu platform bagi pengembang untuk menemukan, mengembangkan, menguji, membagikan, dan menjalankan model AI. Platform tersebut kini digunakan oleh lebih dari 18 juta pengembang, peneliti, dan kreator.

    Platform Hugging Face juga menampung lebih dari tiga juta model AI, 500.000 dataset, dan satu juta aplikasi. Selain itu, lebih dari 200.000 perusahaan menggunakan platform tersebut.

    Hugging Face akan tetap open-source

    Meski telah diakuisisi Nvidia, Huang memastikan bahwa Hugging Face akan tetap beroperasi sebagai platform terbuka atau open-source

    Huang menegaskan bahwa pengembang tetap bebas menentukan model, framework, layanan cloud, penyedia layanan inferensi, hingga perangkat keras komputasi yang ingin digunakan.

    "Penggunaan komputasi Nvidia tidak akan menjadi syarat wajib untuk membangun atau melakukan deployment melalui Hugging Face," ujar Huang.

    Huang mengatakan, Nvidia sendiri telah merilis lebih dari 500 model dan 250 dataset terbuka melalui Hugging Face. Menurutnya, model-model tersebut dibuat agar dapat dimanfaatkan pengembang di seluruh dunia.

    Akuisisi Hugging Face memperluas bisnis Nvidia dari penyedia chip AI ke ekosistem perangkat lunak dan komunitas pengembang.

    Dalam transaksi ini, sekitar 11,9 miliar dollar AS akan dibayarkan kepada pemegang saham Hugging Face. Nvidia juga menyiapkan program berbasis saham hingga sekitar 1 miliar dollar AS untuk mempertahankan karyawan Hugging Face setelah akuisisi.

    Proses akuisisi tersebut diperkirakan selesai pada paruh pertama 2027 jika semua persyaratan transaksi, termasuk persetujuan regulator bisa terpenuhi.

    Dalam sebuah unggahan di X Twitter, CEO Hugging Face Clem Delangue menyampaikan terima kasih kepada komunitas yang telah membuktikan bahwa perusahaan tersebut dapat menjadi alternatif bagi API tertutup (closed-source). 

    Baca juga: Nvidia Cetak Pendapatan Rp 1.700 Triliun, Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

    Ia juga mengatakan bahwa perusahaan membutuhkan sumber daya komputasi, dukungan, kolaborasi, dan visibilitas yang lebih besar agar dapat memperluas pengembangan AI terbuka.

    "Itulah sebabnya kami berbicara dengan Jensen, yang menawarkan diri untuk mewujudkan semua hal tersebut bersama kami," kata Delangue, dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch.

    Nvidia sendiri saat ini merupakan salah satu pemain terbesar dalam penyediaan chip untuk pelatihan dan inferensi AI. Di sisi lain, sejumlah pelanggan besar Nvidia mulai mengembangkan chip AI sendiri untuk mengurangi ketergantungan.

    Sementara Hugging Face didirikan pada 2016 dan telah mengumpulkan pendanaan lebih dari 395 juta dollar AS. Pendanaan terakhir masuk pada 2023 dengan nilai 235 juta dollar AS.

    Pendanaan tersebut dipimpin Salesforce Ventures dan melibatkan sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Google, Amazon, IBM, serta Nvidia.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Mata-mata Digital China Dilaporkan Menyebar di 13 Negara, Bisa Curi Hampir Semua Data

    Komentar
    Additional JS