Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Coding Featured Gemini Google Cloud Kecerdasan Buatan Spesial

    Gemini AI Agent Google Cloud Rilis, Bisa Coding & Olah Data - Inilah

    6 min read

     Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:44 WIB

    Share

    Google Cloud meluncurkan pembaruan Gemini AI Agent di Indonesia. Fitur baru ini mampukan AI kerjakan coding, email, dan data mandiri meski laptop ditutup. (Foto: Forbes)

    Google Cloud meluncurkan pembaruan Gemini AI Agent di Indonesia. Fitur baru ini mampukan AI kerjakan coding, email, dan data mandiri meski laptop ditutup. (Foto: Forbes)

    KecilBesar

    Google Cloud resmi meluncurkan pembaruan agen AI Gemini untuk pengguna bisnis di Indonesia. Asisten pintar ini mampu mengerjakan pengolahan data, penjadwalan, hingga coding hanya melalui satu kolom perintah.

    Pembaruan ini sangat berdampak bagi para pekerja kantoran dan tim pengembang perangkat lunak. Pengguna kini dapat mendelegasikan tugas kompleks agar dikerjakan secara mandiri oleh AI melalui perangkat Windows, Mac, hingga ponsel Android dan iOS yang terhubung ke layanan Google Workspace maupun Microsoft 365.

    Menurut CEO Google Cloud Thomas Kurian melalui keterangan resminya di Jakarta pada Jumat, Gemini kini dirancang untuk memahami konteks bisnis secara mendalam. "Pengguna cukup menjelaskan tujuan tanpa harus merinci setiap langkah pengerjaan," kata Thomas.

    Berbeda dengan versi pendahulunya yang lebih beroperasi sebagai asisten percakapan teks, Gemini kini bertransformasi menjadi agen mandiri (autonomous agent) [CEK]. Kehadiran agen AI ini memperketat persaingan solusi kecerdasan buatan untuk segmen bisnis, menyusul langkah pesaing terdekatnya yang juga gencar mengintegrasikan sistem agen AI ke dalam perangkat lunak produktivitas kantoran [CEK]. Pergeseran menuju agen AI otonom menjanjikan efisiensi waktu karena sistem mampu merencanakan dan mengeksekusi banyak langkah sekaligus.

    Kemampuan Bekerja Otomatis

    Fitur utama yang ditawarkan adalah Unified Agent, sebuah antarmuka tunggal yang menggabungkan fungsi percakapan, penulisan kode, dan penyelesaian tugas. Pengguna dapat mengatur Gemini agar merespons pemicu atau peristiwa tertentu secara otomatis.

    Google Cloud juga memperkenalkan Persistent Execution. Fitur ini memungkinkan Gemini memproses tugas berat yang memakan waktu berjam-jam di server komputasi awan. Google mengklaim pekerjaan tersebut akan tetap berjalan hingga selesai meskipun pengguna mematikan atau menutup laptop mereka.

    Jika tugas yang diberikan terlalu kompleks, Gemini mampu membentuk tim agen virtual sementara. Setiap agen dalam tim ini diberi identitas dan akses terbatas sesuai konteks pekerjaan, lalu bekerja secara bersamaan atau berurutan. Model Choice Flexibility juga disematkan agar sistem bisa otomatis memakai model AI yang lebih hemat daya untuk tugas sederhana, atau model tingkat lanjut untuk pekerjaan berakurasi tinggi.

    Integrasi Penuh di Ruang Kerja

    Untuk rutinitas harian, Gemini terhubung langsung dengan Gmail, Google Drive, Docs, Slides, Sheets, Chat, dan Calendar. Asisten ini mampu menganalisis jadwal tim dan dokumen proyek untuk membantu menyusun jadwal rapat.

    Terdapat juga fitur delegasi proaktif. Sistem AI ini akan memindai kotak masuk surel, memprioritaskan pesan berdasarkan tingkat kepentingan, dan menyarankan tugas yang bisa langsung diselesaikan secara otomatis.

    Bagi pekerja di bidang pengolahan data dan machine learning (pembelajaran mesin), Gemini dapat digunakan untuk menulis kode PySpark. Sistem menyediakan ruang uji kode, membantu pelatihan model, serta mendiagnosis celah pada alur kerja data. Pengguna bisnis bahkan bisa langsung membuat laporan operasional dari basis data besar berkat integrasi dengan BigQuery.

    Fokus pada Keamanan Data Perusahaan

    Dalam aspek keamanan siber, Google menetapkan bahwa setiap agen AI memiliki identitas unik. Seluruh riwayat aktivitas Gemini tercatat secara detail dalam sistem log.

    Administrator teknologi informasi perusahaan memiliki kendali penuh untuk menetapkan batasan izin akses berbasis peran. Seluruh jejak audit ini dapat dipantau secara transparan.

    Guna mencegah penyalahgunaan atau eksekusi yang membahayakan server perusahaan, Gemini diwajibkan menjalankan tugas di dalam Agent Sandbox (lingkungan isolasi uji coba). Seluruh lalu lintas data diawasi oleh Agent Gateway yang menerapkan aturan keamanan organisasi secara langsung.

    000

    0 suka

    0 bookmark

    Google

    Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

    Tambahkan Sekarang

    Topik

    Share

    BERITA TERKAIT

    BERITA TERKINI

    Komentar
    Additional JS