Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured NASA Spesial

    NASA Uji Teknologi Inspeksi Satelit untuk Kurangi Sampah Antariksa -RRI

    4 min read

     


    • Iptek
    • Oleh - Hana Syarif
    • Editor - Mosita
    • 10 Okt 2026 15:07 WIB
    •  Pusat Pemberitaan
    Poin Utama
    • Misi SSPICY diluncurkan pada 1 Oktober 2026 untuk menguji teknologi inspeksi objek antariksa yang sudah tidak beroperasi.
    • Wahana Otter akan memeriksa hingga empat objek di orbit rendah Bumi menggunakan sistem navigasi otonom mulai awal 2027.
    • Teknologi ini disiapkan untuk mendukung perbaikan dan penanganan sampah antariksa secara lebih aman pada masa mendatang.
    NASA Uji Teknologi Inspeksi Satelit untuk Kurangi Sampah Antariksa
    Teknisi Starfish Space menyiapkan wahana antariksa Otter untuk misi demonstrasi teknologi SSPICY yang didukung NASA. Wahana ini akan menguji teknologi yang berpotensi mengurangi sampah antariksa. (Foto: Starfish Space)

    RRI.CO.ID, Jakarta - NASA mendukung misi Small Spacecraft Propulsion and Inspection Capability (SSPICY) untuk menguji teknologi inspeksi satelit. Mengutip NASA, Sabtu, 10 Oktober 2026, teknologi ini dikembangkan untuk membantu mengurangi risiko sampah antariksa.

    Misi ini diluncurkan pada 1 Oktober 2026 dari Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg, California, Amerika Serikat. Mereka menggunakan wahana Otter yang dikembangkan perusahaan Starfish Space.

    Wahana Otter dijadwalkan mulai mendekati hingga empat objek antariksa asal Amerika Serikat yang sudah tidak beroperasi pada awal 2027. Objek tersebut berada di orbit rendah Bumi dan mencakup satelit serta badan roket.

    Otter akan melakukan inspeksi dari jarak ratusan yard menggunakan sistem navigasi dan kendali otonom. Teknologi ini memungkinkan wahana mengambil keputusan navigasi secara mandiri dengan sedikit arahan dari pengendali di Bumi.

    Selama inspeksi, Otter akan mengumpulkan informasi mengenai kecepatan rotasi, orientasi, dan kondisi permukaan setiap objek. Wahana Otter dilengkapi sistem propulsi listrik untuk berpindah dari satu objek antariksa ke objek lainnya.

    Wahana ini juga memiliki lengan robotik yang dapat diarahkan. Teknologi tersebut akan diuji untuk mendukung manuver secara presisi di orbit yang berbeda.

    NASA menyebut SSPICY menjadi misi pertama yang menguji seluruh teknologi tersebut sebagai satu sistem terintegrasi. Wahana Otter tidak akan menyentuh atau merapat ke satelit yang diperiksa selama misi SSPICY.

    Pengujian ini berfokus pada demonstrasi teknologi inspeksi objek antariksa. Teknologi tersebut diharapkan menjadi dasar bagi misi perbaikan, perawatan, dan pemindahan objek antariksa yang sudah tidak berfungsi secara aman.

    Satelit dan badan roket yang rusak atau tidak lagi beroperasi berisiko pecah maupun bertabrakan di orbit. Kondisi tersebut dapat menghasilkan sampah antariksa yang membahayakan objek lain.

    NASA mendanai dan mengelola demonstrasi teknologi SSPICY melalui program Small Spacecraft and Distributed Systems. NASA juga sebelumnya mendukung pengembangan teknologi utama Starfish Space melalui program riset dan transfer teknologi untuk usaha kecil.

    Komentar
    Additional JS