Google Perkuat Keamanan Android dengan Deteksi Penipuan Baru - Demokratis
Oct 17, 2026 - 15:20
Nina Supriatna
Author
Smallest Font
Largest Font
Google memperluas perlindungan pengguna Android dari penipuan digital melalui sejumlah fitur baru yang mendeteksi pesan mencurigakan, mengamankan tautan, dan mencegah pencurian kode verifikasi. Diumumkan pada Sabtu (17/10/2026), pembaruan ini mencakup perangkat Pixel, Samsung, dan ponsel Android dari berbagai produsen, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Salah satu fitur utama adalah Enhanced Protection yang memanfaatkan Gemini Nano untuk mengenali SMS penipuan. Menurut pengumuman Google yang dikutip The Verge, sistem ini dikembangkan dari fitur Scam Detection di Google Messages dengan tambahan analisis berbasis cloud yang dirancang untuk menjaga keamanan data.
Google menjelaskan bahwa pendekatan tersebut memperluas kemampuan deteksi langsung pada perangkat. Sistem ini juga dirancang untuk memberikan peringatan terhadap tautan dalam SMS dari nomor tidak dikenal serta mendeteksi tautan berbahaya yang belum tercatat dalam katalog.
Google menyebut penipu kerap membangun komunikasi secara bertahap untuk menyamarkan tujuan mereka.
"Penipu sering kali menyamarkan motif mereka yang sebenarnya di balik percakapan yang dibangun secara perlahan," kata Google dalam pengumumannya.
Perusahaan itu juga menjelaskan bahwa analisis berbasis cloud digunakan untuk mengenali pola serangan baru dan mengidentifikasi pelaku yang berusaha menyembunyikan aktivitasnya.
"Analisis berbasis cloud yang aman ini meningkatkan dan memperluas sistem deteksi yang sudah ada di perangkat, memungkinkan kami untuk mendeteksi serangan baru yang canggih, serta secara aktif mengungkap dan menghentikan pelaku penyalahgunaan yang mencoba menyembunyikan jejak mereka," sambung Google.
Perlindungan tautan baru tersebut akan tersedia pada Google Pixel 10 series atau yang lebih baru, Samsung Galaxy S26 series, Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, serta perangkat terpilih lainnya. Google tidak merinci seluruh perangkat tambahan yang akan menerima fitur tersebut dalam pengumuman yang dikutip.
Google juga memperluas Scam Detection pada notifikasi percakapan, yang sebelumnya hanya tersedia di ponsel Pixel. Fitur ini akan menjangkau pengguna secara global melalui perangkat Android dari Honor, Infinix, Motorola, OnePlus, Oppo, Tecno, Vivo, dan Xiaomi.
Sistem tersebut menampilkan peringatan bertuliskan "kemungkinan penipuan" pada notifikasi percakapan yang terindikasi mencurigakan. Pengguna yang membuka peringatan akan memperoleh sejumlah panduan untuk membantu menjaga keamanan data pribadi.
Fitur berikutnya menyasar risiko kebocoran informasi saat pengguna membagikan layar. Google akan menghadirkan perlindungan yang secara otomatis menyembunyikan kolom masuk akun dan halaman pembayaran ketika berbagi layar melalui Google Chrome atau Android System WebView.
Menurut pengumuman Google, perlindungan berbagi layar ini tersedia untuk ponsel yang menjalankan Android 15 atau versi lebih baru. Mekanisme tersebut ditujukan untuk mencegah informasi sensitif terlihat selama sesi berbagi layar.
Google juga menyiapkan pembatasan terhadap aplikasi yang mencoba meneruskan panggilan secara diam-diam di latar belakang. Kebijakan ini dirancang untuk mengurangi risiko penipu mengalihkan panggilan verifikasi guna mencuri kode sandi sekali pakai atau OTP.
Fitur pencegahan pengalihan panggilan tersebut dijadwalkan mulai diluncurkan pada awal Desember untuk perangkat Google Pixel dan sejumlah ponsel tertentu. Google belum merinci seluruh model yang akan memperoleh pembaruan tersebut.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
