Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Cloud Featured Kecerdasan Buatan Olimpiade Remaja Dakar Spesial

    Cloud dan AI di Olimpiade Remaja Dakar 2026 Afrika Pakai Semangat Teranga - Medcom

    3 min read


    Foto: Alibaba

    Jakarta: Alibaba Group menjalin kemitraan dengan International Olympic Committee (IOC) dan Komite Penyelenggara Dakar 2026 untuk mendukung penyelenggaraan Youth Olympic Games (Olimpiade Remaja) Musim Panas Dakar 2026.

    Sebagai Olimpiade pertama yang digelar di benua Afrika, ajang ini memanfaatkan kapabilitas cloud computing dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna meningkatkan efisiensi operasional, memberikan pengalaman interaktif bagi penonton, serta memperkuat fondasi digital jangka panjang bagi Senegal.

    Transformasi Infrastruktur Digital dan Warisan Nasional

    Operasional digital Dakar 2026 akan ditopang oleh infrastruktur private cloud berbasis Apsara Stack milik Alibaba Cloud. Platform ini berfungsi sebagai tulang punggung digital yang mengelola berbagai layanan penting, termasuk pengurusan visa elektronik (e-visa) dan sistem penjualan tiket.

    Sistem tiket tersebut dirancang untuk menangani penjualan secara daring serta pengaturan akses masuk bagi lebih dari satu juta tiket di tujuh lokasi pertandingan dan area Festival resmi.

    Menariknya, infrastruktur digital ini akan diserahkan kepada Pemerintah Senegal setelah Olimpiade usai untuk digunakan sebagai platform cloud nasional. Langkah ini diharapkan dapat mendorong transformasi digital jangka panjang serta mendukung pengembangan inovasi berbasis AI melalui keluarga model Qwen. Model AI open-weight Qwen mendukung lebih dari 200 bahasa, termasuk bahasa lokal Afrika seperti Wolof dan Kongo.

    Menanggapi kolaborasi ini, Presiden IOC Kirsty Coventry menyatakan antusiasmenya terhadap pemanfaatan teknologi digital. “Dakar 2026 menjadi ajang Olimpiade pertama yang diselenggarakan di benua Afrika. Melalui teknologi cloud dan AI, Alibaba membantu penyelenggaraan Olimpiade berjalan lebih lancar, sekaligus mendekatkan para penggemar di seluruh dunia dengan berbagai momen pertandingan,” ujar Kirsty Coventry.

    Sinergi Budaya Lokal dan Inovasi AI

    Inovasi AI juga dihadirkan untuk menyemarakkan Upacara Pembukaan Dakar 2026 melalui video pertunjukan tabuhan drum berbasis AI yang dibuat menggunakan model WAN. Video tersebut menampilkan 100 peserta Dakar 2026 Learning Academy dari berbagai penjuru Afrika dan dunia yang bermain drum bersama secara virtual.

    Di sepanjang penyelenggaraan acara, para pengunjung dapat menikmati pengalaman interaktif yang mencerminkan semangat Teranga—tradisi keramahan khas Senegal. Pengunjung dapat mencoba kios interaktif untuk membuat video pendek bermain drum tradisional Sabar, serta berinteraksi dengan agen AI berbasis cloud untuk mendapatkan informasi seputar sejarah Olimpiade Remaja.

    Presiden Komite Penyelenggara Dakar 2026 (YOGOC), Mamadou Diagna Ndiaye, menegaskan pentingnya identitas lokal dalam ajang ini. “Kami ingin Dakar 2026 menjadi ajang yang penuh ambisi, hangat, dan sepenuhnya mencerminkan identitas Senegal. Dukungan teknologi yang tepat akan membantu kelancaran penyelenggaraan Olimpiade sekaligus memberikan pengalaman yang saling terhubung bagi para atlet muda, pengunjung, dan penonton sejak mereka tiba,” ungkap Mamadou Diagna Ndiaye.

    Chief Financial Officer Alibaba Group, Toby Xu, menambahkan, penonton menginginkan lebih banyak pilihan untuk dapat mengikuti jalannya pertandingan dan terlibat dalam setiap momennya. Teknologi cloud dan AI membantu industri olahraga menjawab harapan tersebut melalui layanan yang lebih mudah diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan.”

    Selain aspek teknologi, Alibaba juga berkomitmen memperluas akses olahraga dan pendidikan digital. Melalui Alibaba Philanthropy, program Panda Pack Project diperluas untuk menyalurkan paket perlengkapan olahraga kepada lebih dari 350.000 anak di 850 sekolah di Senegal. Di sisi lain, Alibaba Cloud Tech Academy menyediakan pelatihan cloud computing gratis bagi lebih dari 10.000 pemuda Senegal berusia di bawah 35 tahun.

    Olimpiade Remaja Dakar 2026 akan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026 di kota Dakar, Diamniadio, dan Saly. Sebanyak 2.700 atlet muda berusia 17 tahun ke bawah bakal bertanding dalam 35 cabang olahraga.

    (MMI)

    Komentar
    Additional JS