Followers Raffi Ahmad di Instagram Berkurang hingga 400.000 - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas dari menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026, jumlah followers Raffi Ahmad berkurang hingga 431.238 orang.
Berdasarkan pengecekan data melalui Instrack oleh Kompas.com, dalam 30 hari terakhir akun Instagram @raffinagita1717 mengalami penurunan followers.
Akun Raffi dan Nagita itu mengalami penurunan jumlah followers 0,69 persen.
Meskipun demikian, akun @raffinagita1717 masih bercokol sebagai akun Instagram dengan followers terbanyak di Indonesia.
Penjelasan Raffi Ahmad soal Acara Sumpah Pemuda yang Dihadiri Mahasiswa Gadungan
Baca juga: Ramai Seruan Boikot pada Putranya, Ibunda Raffi Ahmad: Kuatkan Hatinya
Jumlah followers mereka kini mencapai 74,5 juta followers.
Ramainya isu boikot terhadap Raffi Ahmad usai Deklarasi Sumpah Pemuda mulai berefek secara langsung.
Selain jumlah followers turun, acara RANS Carnival juga sepi peminat.
Baca juga: Ngaku Dibayar, "Dino" yang Deklarasi di Bundaran HI Bukan Mahasiswa Undira
Semua penampil tiba-tiba membatalkan diri untuk menghibur penonton.
Tenant makanan dan minuman UMKM juga memilih menarik diri karena kekecewaan terhadap Raffi Ahmad.
Acara RANS Carnival yang berlangsung pada 31 Oktober – 1 November 2026 di Area Parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta (Jogja) mendadak sepi.
Baca juga: Raffi Ahmad Akui Hanya Diundang untuk Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda
Permohonan maaf Raffi Ahmad
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, meminta maaf lewat video di akun media sosialnya pada Minggu (1/11/2026).
Ia meminta maaf atas kegaduhan yang timbul dari kehadirannya di Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 29 Oktober lalu.
Acara itu digelar oleh Polda Metro Jaya.
Polemik muncul setelah beredar dugaan sebagian peserta bukan mahasiswa asli.
Baca juga: Dari Mana Almamater Undira yang Dikenakan "Dino" Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?
Seorang peserta bernama Bayu Setiadi mengaku dibayar dan tidak terdaftar di kampus yang almamaternya ia kenakan.
Acara itu juga digelar sehari setelah demonstrasi mahasiswa di lokasi yang sama.
Dalam permintaan maafnya, Raffi mengatakan dirinya hadir sebagai undangan, mengakui kurang teliti memahami konteks kegiatan, dan berjanji lebih berhati-hati menerima undangan.
Baca juga: Sari Minta Maaf Pakai Jas Almamater UBSI Saat Deklarasi Sumpah Pemuda, Akui Bukan Mahasiswa
Sebelumnya, pada Jumat (30/10/2026), Raffi sudah memberi klarifikasi tertulis.
Ia menyatakan tidak terlibat menyusun acara, baru menerima informasi malam sebelumnya, dan membantah tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek.
Manajemen Le Minerale, yang logonya terlihat di lokasi, juga membantah menjadi sponsor.
Baca juga: Viral Jadi Mahasiswa Gadungan, Sari Mengaku Dapat Jaket Almamater UBSI dari Orang Tak Dikenal
Raffi juga menyatakan menghormati mahasiswa yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober.
Polda Metro Jaya pun telah meminta maaf kepada masyarakat dan menyebut dugaan mahasiswa gadungan masih diselidiki.
Kreator konten Willie Salim, yang juga hadir, sudah lebih dulu meminta maaf.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Raffi Ahmad Klarifikasi soal Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda, Akui Hanya Diundang
