China Minta Produsen Otomotif Meningkatkan Penggunaan Baterai Daur Ulang - SindoNews
2 min read
China Minta Produsen Otomotif Meningkatkan Penggunaan Baterai Daur Ulang
Kamis, 01 Januari 2026 - 21:23 WIB
A
A
A
BEIJING - China merilisrencana kebijakanmulti-departemen baru untuk memperluas penggunaan bahan daur ulang di seluruh sektor manufaktur otomotif.
Kebijakantersebut menguraikan langkah-langkah untuk memperkuat pasokan bahan daur ulang, meningkatkan standar aplikasi, dan meningkatkan adopsi di seluruh produksi kendaraan dan rantai pasokan terkait.
Menurut Rencana Aksi Promosi Aplikasi Bahan Daur Ulang, regulator bertujuan untuk meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dalam manufaktur otomotif, bersamaan dengan industri lain seperti elektronik, baterai, tekstil, dan pengemasan.
Rencana tersebut menekankan peningkatan keandalan, kualitas, dan skala pasokan bahan daur ulang untuk mendukung adopsi industri yang lebih luas.
Untuk sektor otomotif, kebijakan ini mendorong produsen untuk menerapkan lebih banyak material daur ulang dalam produksi kendaraan di mana persyaratan teknis dan peraturan mengizinkan.
Ini termasuk memperluas penggunaan baja, aluminium, plastik, dan material sekunder lainnya yang didaur ulang pada bodi kendaraan, komponen struktural, bagian interior, dan sistem non-kritis.
Dokumen ini juga menyerukan koordinasi yang lebih erat antara produsen mobil, perusahaan pembongkaran, perusahaan daur ulang, dan pengolah material untuk membentuk rantai daur ulang dan penggunaan kembali yang lebih terintegrasi.
Rencana tersebut menyoroti pentingnya meningkatkan efisiensi daur ulang dari kendaraan yang sudah habis masa pakainya.
Pihak berwenang bertujuan untuk mempromosikan pembongkaran kendaraan yang terstandarisasi, tingkat pemulihan material yang dapat digunakan yang lebih tinggi, dan kemampuan pemrosesan yang lebih baik untuk logam dan plastik otomotif daur ulang.
Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk mendukung pasokan input yang stabil bagi produsen mobil sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan baku primer.
Produksi bateraimerupakan area prioritas lain bagi industri otomotif. Kebijakan tersebut menyerukan peningkatan penggunaan bahan daur ulang dalam pembuatan baterai dan penguatan sistem daur ulang untuk baterai bekas.
Seiring dengan ekspansi kendaraan listrik di pasar Tiongkok, regulator memandang baterai sebagai sumber bahan yang dapat didaur ulang dan diintegrasikan kembali ke dalam siklus produksi.
(wbs)