Daftar 100 Negara dengan Adopsi AI Tercepat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa? -Viva
Jakarta, VIVA – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan lagi sekadar wacana masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari asisten digital, rekomendasi belanja, hingga otomasi kerja di berbagai sektor industri.
Kecepatan adopsi teknologi ini pun berbeda-beda di setiap negara, dipengaruhi oleh infrastruktur digital, kebijakan pemerintah, dan kesiapan sumber daya manusia.
Pada 2025, peta adopsi AI global memperlihatkan jurang yang cukup jelas antara negara maju dan negara berkembang. Di satu sisi, ada negara yang sudah menjadikan AI sebagai fondasi utama transformasi digital nasional.
Di sisi lain, masih banyak negara yang baru berada di tahap awal pemanfaatan AI, bahkan sekadar untuk penggunaan dasar.
Data terbaru menunjukkan bahwa secara global, baru sekitar 16,1 persen populasi usia kerja di dunia yang menggunakan AI setidaknya satu kali pada paruh kedua 2025. Angka ini menegaskan bahwa potensi pertumbuhan AI masih sangat besar.
Meski begitu, distribusi penggunaannya tidak merata. Negara-negara di Global North mencatat tingkat adopsi rata-rata 24,7 persen, jauh di atas Global South yang berada di kisaran 14,1 persen.
Lalu, di tengah peta adopsi AI dunia yang semakin kompetitif, pertanyaan yang sering muncul adalah, Indonesia ada di posisi berapa? Apakah Indonesia sudah cukup siap bersaing dengan negara lain dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, atau justru masih tertinggal?
Daftar Negara dengan Tingkat Adopsi AI Tercepat di Dunia
Ilustrasi robot dan manusia bekerja bersama
- Freepik
Melansir dari Visual Capitalist, berikut ini daftar negara dengan tingkat adopsi AI tertinggi berdasarkan persentase populasi usia kerja yang menggunakan AI pada paruh kedua 2025:
1. Uni Emirat Arab (UAE) – 64,0 persen
2. Singapura – 60,9 persen
3. Norwegia – 46,4 persen
4. Irlandia – 44,6 persen
5. Prancis – 44,0 persen
6. Spanyol – 41,8 persen
7. Selandia Baru – 40,5 persen
8. Belanda – 38,9 persen
9. Inggris – 38,9 persen
10. Qatar – 38,3 persen
Negara-negara ini umumnya memiliki ekosistem digital yang matang, dukungan kebijakan yang kuat, serta integrasi AI yang luas di sektor pemerintahan dan swasta. Menariknya, Amerika Serikat yang dikenal sebagai pusat pengembangan teknologi AI justru berada di peringkat ke-24 dengan tingkat adopsi 28,3 persen.
Posisi Indonesia dalam Peta Adopsi AI Global
Indonesia sendiri berada di peringkat ke-79 dunia dengan tingkat adopsi AI sebesar 12,7 persen. Artinya, dari seluruh populasi usia kerja, baru sekitar satu dari delapan orang yang pernah menggunakan AI setidaknya sekali dalam periode tersebut.
Meski terlihat rendah, Indonesia masih mencatat pertumbuhan positif dengan kenaikan 1 poin persentase dibanding paruh pertama 2025.
Jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lain, posisi Indonesia masih tertinggal dari Singapura (peringkat 2) dan Vietnam (peringkat 38). Namun, Indonesia masih berada di atas Thailand yang menempati peringkat ke-89 dengan tingkat adopsi 10,7 persen.
Daftar 100 Negara dengan Tingkat Adopsi AI di Dunia 2025
Berdasarkan pemetaan adopsi AI global pada 2025, berikut daftar 100 negara yang masuk dalam peringkat penggunaan kecerdasan buatan di dunia, diurutkan dari peringkat tertinggi hingga terendah:
1. Uni Emirat Arab
2. Singapura
3. Norwegia
4. Irlandia
5. Prancis
6. Spanyol
7. Selandia Baru
8. Belanda
9. Inggris
10. Qatar
11. Australia
12. Israel
13. Belgia
14. Kanada
15. Swiss
16. Swedia
17. Austria
18. Korea Selatan
19. Hungaria
20. Denmark
21. Jerman
22. Polandia
23. Taiwan
24. Amerika Serikat
25. Italia
26. Republik Ceko
27. Bulgaria
28. Finlandia
29. Yordania
30. Slovenia
31. Kosta Rika
32. Arab Saudi
33. Lebanon
34. Portugal
35. Oman
36. Slovakia
37. Kroasia
38. Vietnam
39. Republik Dominika
40. Uruguay
41. Lituania
42. Jamaika
43. Kolombia
44. Serbia
45. Panama
46. Afrika Selatan
47. Cile
48. Malaysia
49. Argentina
50. Bosnia dan Herzegovina
51. Jepang
52. Kuwait
53. Yunani
54. Filipina
55. Georgia
56. Meksiko
57. Ekuador
58. Brasil
59. Moldova
60. Albania
61. China
62. El Salvador
63. Rumania
64. India
65. Azerbaijan
66. Guatemala
67. Peru
68. Turki
69. Mongolia
70. Namibia
71. Libya
72. Kazakhstan
73. Botswana
74. Gabon
75. Mesir
76. Honduras
77. Nepal
78. Senegal
79. Indonesia
80. Tunisia
81. Zambia
82. Aljazair
83. Pantai Gading
84. Bolivia
85. Irak
86. Paraguay
87. Maroko
88. Gambia
89. Thailand
90. Iran
91. Nikaragua
92. Pakistan
93. Angola
94. Madagaskar
95. Malawi
96. Mozambi
97. Benin
98. Burkina Faso
99. Ghana
100. Guinea