0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home AI Berita Dunia Internasional Featured Kecerdasan Buatan Spesial

    Daftar 100 Negara dengan Adopsi AI Tercepat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa? -Viva

    9 min read

     

    Daftar 100 Negara dengan Adopsi AI Tercepat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?



    Jakarta, VIVA – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan lagi sekadar wacana masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari asisten digital, rekomendasi belanja, hingga otomasi kerja di berbagai sektor industri. 

    Elon Musk Buka Lowongan Kerja Bergaji Rp4 Miliar, Cek Syarat Daftarnya!

    Kecepatan adopsi teknologi ini pun berbeda-beda di setiap negara, dipengaruhi oleh infrastruktur digital, kebijakan pemerintah, dan kesiapan sumber daya manusia.

    Pada 2025, peta adopsi AI global memperlihatkan jurang yang cukup jelas antara negara maju dan negara berkembang. Di satu sisi, ada negara yang sudah menjadikan AI sebagai fondasi utama transformasi digital nasional. 

    Rendahnya Kesadaran Karyawan Masih Jadi Celah Kebocoran Data

    Di sisi lain, masih banyak negara yang baru berada di tahap awal pemanfaatan AI, bahkan sekadar untuk penggunaan dasar.

    Data terbaru menunjukkan bahwa secara global, baru sekitar 16,1 persen populasi usia kerja di dunia yang menggunakan AI setidaknya satu kali pada paruh kedua 2025. Angka ini menegaskan bahwa potensi pertumbuhan AI masih sangat besar. 

    Rosan Bakal Pacu Investasi AI Demi Dongkrak Ekonomi RI

    Meski begitu, distribusi penggunaannya tidak merata. Negara-negara di Global North mencatat tingkat adopsi rata-rata 24,7 persen, jauh di atas Global South yang berada di kisaran 14,1 persen.

    Lalu, di tengah peta adopsi AI dunia yang semakin kompetitif, pertanyaan yang sering muncul adalah, Indonesia ada di posisi berapa? Apakah Indonesia sudah cukup siap bersaing dengan negara lain dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, atau justru masih tertinggal?

    Daftar Negara dengan Tingkat Adopsi AI Tercepat di Dunia

    Ilustrasi robot dan manusia bekerja bersama

    Photo :
    • Freepik

    Melansir dari Visual Capitalist, berikut ini daftar negara dengan tingkat adopsi AI tertinggi berdasarkan persentase populasi usia kerja yang menggunakan AI pada paruh kedua 2025:

    1. Uni Emirat Arab (UAE) – 64,0 persen
    2. Singapura – 60,9 persen
    3. Norwegia – 46,4 persen
    4. Irlandia – 44,6 persen
    5. Prancis – 44,0 persen
    6. Spanyol – 41,8 persen
    7. Selandia Baru – 40,5 persen
    8. Belanda – 38,9 persen
    9. Inggris – 38,9 persen
    10. Qatar – 38,3 persen

    Negara-negara ini umumnya memiliki ekosistem digital yang matang, dukungan kebijakan yang kuat, serta integrasi AI yang luas di sektor pemerintahan dan swasta. Menariknya, Amerika Serikat yang dikenal sebagai pusat pengembangan teknologi AI justru berada di peringkat ke-24 dengan tingkat adopsi 28,3 persen.

    Posisi Indonesia dalam Peta Adopsi AI Global

    Indonesia sendiri berada di peringkat ke-79 dunia dengan tingkat adopsi AI sebesar 12,7 persen. Artinya, dari seluruh populasi usia kerja, baru sekitar satu dari delapan orang yang pernah menggunakan AI setidaknya sekali dalam periode tersebut. 

    Meski terlihat rendah, Indonesia masih mencatat pertumbuhan positif dengan kenaikan 1 poin persentase dibanding paruh pertama 2025.

    Jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lain, posisi Indonesia masih tertinggal dari Singapura (peringkat 2) dan Vietnam (peringkat 38). Namun, Indonesia masih berada di atas Thailand yang menempati peringkat ke-89 dengan tingkat adopsi 10,7 persen.

    Daftar 100 Negara dengan Tingkat Adopsi AI di Dunia 2025

    Berdasarkan pemetaan adopsi AI global pada 2025, berikut daftar 100 negara yang masuk dalam peringkat penggunaan kecerdasan buatan di dunia, diurutkan dari peringkat tertinggi hingga terendah:

    1. Uni Emirat Arab
    2. Singapura
    3. Norwegia
    4. Irlandia
    5. Prancis
    6. Spanyol
    7. Selandia Baru
    8. Belanda
    9. Inggris
    10. Qatar
    11. Australia
    12. Israel
    13. Belgia
    14. Kanada
    15. Swiss
    16. Swedia
    17. Austria
    18. Korea Selatan
    19. Hungaria
    20. Denmark
    21. Jerman
    22. Polandia
    23. Taiwan
    24. Amerika Serikat
    25. Italia
    26. Republik Ceko
    27. Bulgaria
    28. Finlandia
    29. Yordania
    30. Slovenia
    31. Kosta Rika
    32. Arab Saudi
    33. Lebanon
    34. Portugal
    35. Oman
    36. Slovakia
    37. Kroasia
    38. Vietnam
    39. Republik Dominika
    40. Uruguay
    41. Lituania
    42. Jamaika
    43. Kolombia
    44. Serbia
    45. Panama
    46. Afrika Selatan
    47. Cile
    48. Malaysia
    49. Argentina
    50. Bosnia dan Herzegovina

    51. Jepang
    52. Kuwait
    53. Yunani
    54. Filipina
    55. Georgia
    56. Meksiko
    57. Ekuador
    58. Brasil
    59. Moldova
    60. Albania
    61. China
    62. El Salvador
    63. Rumania
    64. India
    65. Azerbaijan
    66. Guatemala
    67. Peru
    68. Turki
    69. Mongolia
    70. Namibia
    71. Libya
    72. Kazakhstan
    73. Botswana
    74. Gabon
    75. Mesir
    76. Honduras
    77. Nepal
    78. Senegal
    79. Indonesia
    80. Tunisia
    81. Zambia
    82. Aljazair
    83. Pantai Gading
    84. Bolivia
    85. Irak
    86. Paraguay
    87. Maroko
    88. Gambia
    89. Thailand
    90. Iran
    91. Nikaragua
    92. Pakistan
    93. Angola
    94. Madagaskar
    95. Malawi
    96. Mozambi
    97. Benin
    98. Burkina Faso
    99. Ghana
    100. Guinea


    Komentar
    Additional JS