0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home Berita Featured Gadget Smartphone Spesial

    Pengiriman Smartphone Global Naik 2 Persen pada 2025 di Tengah Gejolak Tarif - IDXChannel

    3 min read

     

    Pengiriman Smartphone Global Naik 2 Persen pada 2025 di Tengah Gejolak Tarif

    Pengiriman smartphone global meningkat dua persen secara tahunan pada 2025.
    Pengiriman Smartphone Global Naik 2 Persen pada 2025 di Tengah Gejolak Tarif. (Foto: Inews Media Group)
    Pengiriman Smartphone Global Naik 2 Persen pada 2025 di Tengah Gejolak Tarif. (Foto: Inews Media Group)

    IDXChannel - Pengiriman smartphone global meningkat dua persen secara tahunan pada 2025.

    Menurut data dari Counterpoint Research, peningkatan ini didorong oleh permintaan yang lebih kuat dan momentum ekonomi di pasar negara berkembang.

    Baca Juga:
    Moto g 06 POWER & Moto g 67 POWER 5G: Duo Smartphone Tangguh untuk Liburan dan Anti Kehabisan Daya. (Foto: Doc. Mister Aladin)

    Dilansir dari Reuters pada Senin (12/1/2026), Apple memimpin pasar dengan pangsa 20 persen.

    "Ini didukung oleh permintaan yang solid di pasar negara berkembang dan menengah serta penjualan seri iPhone 17 yang kuat, kata analis Counterpoint Varun Mishra.

    Baca Juga:
    Perkiraan Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Z TriFold, Smartphone Lipat Tiga Teranyar. (Foto: Samsung)

    Para produsen mempercepat pengiriman di awal 2025 untuk mengantisipasi tarif, tetapi efeknya mereda pada paruh kedua tahun.

    Samsung berada di peringkat kedua dengan pangsa 19 persen karena pertumbuhan pengiriman yang moderat. Xiaomi berada di peringkat ketiga dengan pangsa 13 persen didukung oleh permintaan yang stabil di pasar negara berkembang.

    Baca Juga:
    Chip Memori Mahal, Harga Smartphone Diprediksi Naik 6,9 Persen pada 2026. (Foto: Inews Media Group)

    Pasar ponsel pintar global diperkirakan akan melambat pada 2026 di tengah kekurangan chip dan meningkatnya biaya komponen, karena produsen chip memprioritaskan pusat data AI daripada perangkat genggam. (Wahyu Dwi Anggoro)

    Halaman :
    Komentar
    Additional JS