0
News
    Home AI Berita Featured Kecerdasan Buatan Romawi Spesial

    Batu dari Era Romawi Bikin Ilmuwan Bingung Bahkan AI pun Ikutan Pusing - SindoNews

    4 min read

     

    Batu dari Era Romawi Bikin Ilmuwan Bingung Bahkan AI pun Ikutan Pusing


    Jum'at, 13 Februari 2026 - 09:04 WIB


    Batu dari era Romhawi. Foto/ Science Alerth

    ATHENA - Sebuah batu putih halus yang berasal dari zaman Romawi dan ditemukan di Belanda telah lama membingungkan para peneliti.

    Kini, dengan bantuan kecerdasan buatan , para ilmuwan yakin mereka telah memecahkan misteri tersebut: batu itu adalah permainan papan kuno dan mereka bahkan telah menebak aturannya.

    Potongan batu kapur berbentuk lingkaran tersebut memiliki garis diagonal dan garis lurus yang dipotong di permukaannya.

    Dengan menggunakan pencitraan 3D, para ilmuwan menemukan bahwa beberapa garis lebih dalam daripada yang lain, menunjukkan bahwa potongan-potongan dipindahkan di sepanjang garis tersebut, sebagian lebih banyak daripada yang lain.

    "Kita bisa melihat keausan di sepanjang garis pada batu, tepat di tempat Anda akan menyelipkan sebuah bidak," kata Walter Crist, seorang arkeolog di Universitas Leiden yang mengkhususkan diri dalam permainan kuno.

    Para peneliti lain di Universitas Maastricht kemudian menggunakan program kecerdasan buatan yang dapat menyimpulkan aturan permainan kuno.

    Mereka melatih AI ini, yang diberi nama Ludii, dengan aturan sekitar 100 permainan kuno dari wilayah yang sama dengan batu Romawi tersebut.

    Berlangganan buletin ScienceAlert gratis yang telah diverifikasi faktanya.

    Komputer tersebut "menghasilkan lusinan kemungkinan aturan main. Kemudian, komputer tersebut memainkan permainan itu melawan dirinya sendiri dan mengidentifikasi beberapa varian yang menyenangkan untuk dimainkan oleh manusia," kata Dennis Soemers, dari Universitas Maastricht.

    Mereka kemudian membandingkan kemungkinan aturan dengan keausan pada batu untuk mengungkap rangkaian gerakan yang paling mungkin dalam permainan tersebut.

    "Jika Anda menyajikan pola garis seperti yang ada di batu itu kepada Ludii, ia akan selalu menemukan aturan permainan. Oleh karena itu, kita tidak dapat memastikan bahwa orang Romawi memainkannya dengan cara yang persis seperti itu," katanya.

    Tujuan dari "permainan strategi yang tampak sederhana namun mendebarkan" ini adalah untuk memburu dan menjebak bidak lawan dalam jumlah langkah sesedikit mungkin.

    (wbs)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    7 Wilayah AS yang Diperoleh...

    7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain

    Komentar
    Additional JS