Lebih tipis dari rambut! Ilmuwan Tiongkok pamer terobosan chip super mikro - UNESA
Surabaya, 4 Februari 2026 — Bayangkan sebuah komputer yang tidak lagi berbentuk kotak kaku, melainkan sehelai benang halus yang fleksibel. Ilmuwan dari Universitas Fudan di Shanghai baru saja menggegerkan dunia teknologi dengan menciptakan chip dalam bentuk serat mikro yang sangat tipis. Penemuan ini bukan cuma soal ukurannya yang lebih kecil dari sehelai rambut manusia, tapi juga tentang bagaimana sirkuit elektronik kini bisa benar-benar "hidup" dan menyatu di dalam pakaian yang kita pakai sehari-hari.
Selama puluhan tahun, chip komputer selalu dibuat di atas lempengan silikon yang datar dan mudah pecah. Namun, tim peneliti Tiongkok ini menggunakan trik cerdik dengan desain spiral berlapis yang digulung sangat rapat di dalam serat elastis. Dengan diameter hanya sekitar 50 mikrometer, sirkuit ini jauh lebih halus dibanding rata-rata rambut kita yang tebalnya 70 mikrometer, namun tetap memiliki kemampuan pemrosesan data yang sangat mumpuni.
Jangan remehkan ukurannya yang mungil, karena kepadatan komponen di dalamnya sungguh mencengangkan. Dalam setiap satu milimeter panjang seratnya, para ilmuwan berhasil menanamkan sekitar 10.000 transistor. Artinya, jika serat ini ditenun sepanjang satu meter, daya komputasinya bisa menandingi prosesor komputer desktop versi lama, lengkap dengan kemampuan memproses sinyal digital dan analog sekaligus dalam satu sistem mandiri.
Hal yang paling luar biasa adalah daya tahannya yang seperti pahlawan super. Untuk membuktikan chip ini bukan barang ringkih, para peneliti melakukan uji coba ekstrem dengan melindas serat tersebut menggunakan truk kontainer seberat 15,6 ton. Hasilnya sangat mengejutkan karena chip serat itu tetap berfungsi normal tanpa kerusakan. Selain tahan banting, teknologi ini juga tetap aman meski ditekuk ribuan kali, dipanaskan hingga 100 derajat Celcius, bahkan dicuci di mesin cuci sebanyak 100 kali.
Ke depan, teknologi ini bakal mengubah pakaian kita menjadi komputer berjalan yang pintar. Kita tidak perlu lagi memakai jam tangan pintar yang besar untuk memantau kesehatan atau suhu tubuh, karena semua sensor sudah ditenun langsung ke dalam kain kemeja kita. Bahkan, para peneliti sudah mulai mencoba membuat sarung tangan pintar yang bisa "merasakan" tekstur benda secara nyata, yang nantinya akan sangat berguna bagi dokter bedah yang melakukan operasi jarak jauh atau para gamer yang ingin pengalaman virtual lebih hidup.
Tidak hanya di permukaan kulit, chip serat ini juga berpotensi besar di dunia medis sebagai alat implan tubuh. Karena bahannya yang sangat lunak dan elastis, chip ini jauh lebih aman bagi jaringan otak manusia dibandingkan implan kaku yang ada sekarang. Para ahli melihat peluang besar untuk menggunakan teknologi ini dalam mengobati penyakit saraf seperti Parkinson atau epilepsi, karena alat ini bisa menyatu dengan tubuh secara alami tanpa menyebabkan luka atau iritasi.
Dengan penemuan revolusioner ini, era pakaian cerdas atau "Internet of Clothing" sudah di depan mata. Chip super mikro ini membuktikan bahwa masa depan teknologi semikonduktor tidak lagi harus kaku dan terbatas di dalam kotak gadget, melainkan mengalir fleksibel di setiap helai benang yang kita kenakan. Masa depan di mana baju Anda bisa menjaga kesehatan Anda mungkin akan segera menjadi kenyataan sehari-hari dalam waktu dekat.