Resmi! Roblox Terapkan Klasifikasi Usia IGRS di Indonesia - Viva
Resmi! Roblox Terapkan Klasifikasi Usia IGRS di Indonesia
Jakarta, VIVA – Platform game daring global Roblox resmi mengadopsi Indonesia Game Rating System (IGRS) sebagai sistem klasifikasi usia untuk seluruh konten dan pengalaman bermain yang tersedia bagi pengguna di Indonesia.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis Roblox dalam menyesuaikan layanannya dengan regulasi nasional sekaligus meningkatkan perlindungan bagi anak dan remaja.
Sebelumnya, Roblox menggunakan sistem penilaian internal bernama Content Maturity yang membagi konten ke dalam beberapa kategori tingkat kematangan, seperti minimal, ringan, sedang, hingga terbatas. Dengan kebijakan baru ini, setiap konten di Roblox kini juga dilengkapi label usia resmi IGRS, seperti 13+, 15+, dan 18+, yang berlaku secara nasional di Indonesia.
Penerapan IGRS bertujuan memberikan informasi yang lebih mudah dipahami oleh pemain dan orang tua mengenai kelayakan sebuah gim berdasarkan usia. Dengan adanya standar lokal yang sudah dikenal masyarakat, pengguna diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih konten yang sesuai.
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufmann, menyampaikan bahwa integrasi IGRS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem digital yang aman.
"Kami bangga dapat berkolaborasi dengan IGRS untuk menghadirkan klasifikasi usia sesuai standar yang berlaku di Indonesia. Hal ini membantu pemain dan keluarga dalam memilih permainan yang paling tepat bagi mereka,” kata Chief Safety Officer Matt Kaufmann, dikutip VIVA dari Antara Jum'at, 6 Februari 2026.
Menurutnya, sistem klasifikasi usia ini membantu keluarga di Indonesia untuk lebih memahami jenis pengalaman bermain yang tersedia dan memastikan kesesuaiannya dengan usia pemain.
Dalam penerapannya, Roblox tetap mempertahankan label Content Maturity sebagai informasi tambahan. Artinya, setiap gim akan menampilkan dua indikator sekaligus, yakni rating usia IGRS dan deskripsi tingkat kematangan konten versi Roblox.
Kombinasi ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai isi permainan, baik dari sisi usia maupun jenis kontennya.
Selain itu, kebijakan ini juga terintegrasi dengan fitur kontrol orang tua yang dimiliki Roblox. Orang tua dapat membatasi akses anak ke konten tertentu sesuai dengan klasifikasi usia yang ditetapkan, sehingga risiko paparan konten yang tidak sesuai dapat diminimalkan.
Langkah Roblox tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai adopsi IGRS oleh platform global sebagai upaya penting dalam memperkuat perlindungan pengguna, khususnya anak-anak, di ruang digital. Pemerintah juga melihat penerapan ini sebagai bentuk kepatuhan platform internasional terhadap aturan dan nilai lokal.
IGRS sendiri merupakan sistem klasifikasi resmi yang dikembangkan pemerintah Indonesia untuk mengelompokkan gim berdasarkan usia dan muatan kontennya. Sistem ini dirancang agar mudah dipahami oleh masyarakat luas dan menjadi acuan dalam menciptakan lingkungan bermain gim yang sehat dan bertanggung jawab.
Ke depan, Roblox menyatakan akan terus menyesuaikan kebijakan moderasi dan klasifikasi kontennya dengan standar nasional maupun internasional.
Perusahaan juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait guna memastikan bahwa pengalaman bermain di platform tersebut tetap aman, inklusif, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku di setiap negara, termasuk Indonesia.
Dengan diterapkannya klasifikasi usia IGRS, Roblox berharap dapat memberikan rasa aman yang lebih besar bagi pengguna dan orang tua, sekaligus mendukung ekosistem gim digital yang lebih tertata dan bertanggung jawab di Indonesia.