Video Mata-mata CIA Targetkan Militer China, Beijing Ancam Bertindak - SindoNews
Video Mata-mata CIA Targetkan Militer China, Beijing Ancam Bertindak
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:43 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian. Foto/kemlu china
BEIJING - China akan mengambil “semua tindakan yang diperlukan” untuk memerangi infiltrasi dan sabotase oleh kekuatan asing, menurut Kementerian Luar Negeri China. Pernyataan itu menanggapi iklan perekrutan Badan Intelijen Pusat AS (CIA) baru-baru ini yang menargetkan personel militer Tiongkok.
Video berbahasa Mandarin dari badan mata-mata Amerika Serikat tersebut, yang dipublikasikan di akun YouTube-nya pada hari Kamis, mendesak para perwira dan pasukan China untuk membocorkan informasi tentang para pemimpin atau mengenai bidang militer atau teknologi yang sensitif.
“China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk dengan tegas memerangi infiltrasi dan aktivitas sabotase dari kekuatan anti-China asing dan dengan tegas melindungi kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian kepada wartawan pada hari Jumat, ketika ditanya tentang video CIA tersebut.
Iklan tersebut muncul hanya beberapa pekan setelah Beijing meluncurkan penyelidikan anti-korupsi terhadap jenderal berpangkat tertinggi, Zhang Youxia.
Berbicara kepada pasukan di Beijing pada hari Selasa, Presiden Xi Jinping menggambarkan tahun lalu sebagai “penempaan revolusioner” dalam perjuangan melawan korupsi untuk tentara Tiongkok.
Beijing telah memecat beberapa pejabat tinggi dan lebih dari selusin jenderal dalam tiga tahun sejak Xi mengintensifkan upaya memberantas korupsi tingkat atas pada tahun 2023.
Video hari Kamis adalah video perekrutan berbahasa Mandarin kelima yang dirilis CIA sejak Oktober 2024.
Pada awal tahun 2010-an, Beijing dilaporkan membongkar sebagian besar jaringan mata-mata badan tersebut di Tiongkok, menangkap atau mengeksekusi lebih dari selusin agen.
Beijing merupakan ancaman tingkat tinggi bagi pemerintahan Presiden Donald Trump, menurut Direktur CIA John Ratcliffe.
“Tidak ada musuh dalam sejarah Bangsa kita yang menghadirkan tantangan yang lebih tangguh atau pesaing strategis yang lebih mampu,” katanya dalam memo internal yang dikutip media April lalu.
Di dalamnya, ia berpendapat Beijing berupaya “mendominasi dunia secara ekonomi, militer, dan teknologi” dan “mengungguli Amerika di setiap sudut dunia.”
Kedua negara adidaya tersebut berkonflik dalam perang tarif yang berlangsung secara berkala tahun lalu setelah Trump memberlakukan bea masuk besar-besaran terhadap Tiongkok, dengan alasan ketidakseimbangan perdagangan yang tidak adil.
Konflik tersebut mereda pada Oktober lalu setelah kesepakatan yang dicapai oleh presiden AS dan Xi Jinping pada pertemuan puncak di Korea Selatan.
Trump diperkirakan akan bertemu kembali dengan presiden China di Beijing pada bulan April.
Baca juga: AS Selundupkan 6.000 Terminal Starlink ke Iran saat Kerusuhan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand