Apple Business Hadir di Indonesia, Siap Tantang Google Workspace dan Microsoft 365 - Kompas
Apple Business Hadir di Indonesia, Siap Tantang Google Workspace dan Microsoft 365
KOMPAS.com – Apple resmi menghadirkan layanan Apple Business di Indonesia sebagai bagian dari peluncuran global di lebih dari 200 negara dan wilayah.
Dalam keterangan resmi, Apple Business tersedia secara gratis dan mulai dapat digunakan secara global, termasuk di Indonesia, mulai 14 April 2026.
Platform ini dirancang sebagai solusi all-in-one untuk membantu pelaku usaha mengelola perangkat, karyawan, hingga komunikasi bisnis dalam satu ekosistem terpadu, mirip layanan Google Workspace dan Microsoft 365.
Apple Business menjadi langkah terbaru Apple untuk memperluas jangkauan di segmen bisnis, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang membutuhkan solusi praktis untuk operasional sehari-hari.
Apa itu Apple Business
Apple Business pada dasarnya adalah platform yang memungkinkan pemilik bisnis mengelola seluruh kebutuhan operasional digital dari satu tempat.
Baca juga: Apa Itu Google Workspace, Fungsi, Produk, dan Biaya Berlangganan
Misalnya, pemilik usaha bisa mengatur iPhone atau iPad milik karyawan, memasang aplikasi kerja secara otomatis, hingga mengatur akses dan peran tiap karyawan tanpa perlu tim IT khusus.
Selain itu, pelaku usaha juga dapat membuat email bisnis dengan nama domain sendiri, mengatur kalender tim, serta menyimpan daftar kontak karyawan dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan begitu, komunikasi dan koordinasi kerja bisa dilakukan lebih rapi dan profesional.
“Apple Business adalah lompatan besar dalam komitmen kami untuk membantu perusahaan dari berbagai ukuran memanfaatkan keandalan produk dan layanan Apple,” ujar Susan Prescott, Vice President of Education and Enterprise Marketing Apple.
Ia menambahkan bahwa platform ini menggabungkan berbagai layanan bisnis Apple dalam satu sistem yang aman dan mudah digunakan, sekaligus membuka cara baru bagi perusahaan untuk menjangkau pelanggan.
Dalam praktiknya, Apple Business juga memudahkan perusahaan saat menyiapkan perangkat baru.
Lewat fitur bernama Blueprints, perangkat bisa langsung siap digunakan dengan aplikasi dan pengaturan yang sudah ditentukan, tanpa perlu konfigurasi manual satu per satu.
Apple Business juga menyediakan akun khusus karyawan yang memisahkan data kerja dan data pribadi, sehingga lebih aman. Sistem ini dapat terhubung dengan layanan seperti Google Workspace atau Microsoft Entra ID untuk pengelolaan akun yang lebih fleksibel.
Di sisi lain, pelaku usaha juga bisa mengelola profil bisnis mereka di ekosistem Apple, seperti Apple Maps dan Mail. Informasi seperti lokasi toko, jam operasional, hingga promo dapat ditampilkan langsung kepada pelanggan.
Baca juga: WhatsApp Business Rilis Fitur Detail Rekening, Bagikan Nomor Rekening Lebih Gampang
Sebagai contoh, pemilik kedai kopi atau restoran kecil di Indonesia dapat menggunakan Apple Business untuk mengatur iPhone kasir dan iPad untuk pemesanan, sekaligus memastikan semua perangkat memiliki aplikasi yang sama.

Mereka juga bisa menampilkan lokasi usaha di Apple Maps, memperbarui jam operasional, hingga mempromosikan menu terbaru kepada pelanggan.