Cara Optimalkan Internet dan Perangkat Digital agar Lebih Efisien Energi di Era WFH- Viva
Cara Optimalkan Internet dan Perangkat Digital agar Lebih Efisien Energi di Era WFH
Jakarta, VIVA – Pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia, mulai mempertimbangkan kebijakan work from home (WFH). Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menekan konsumsi energi di tengah melonjaknya harga minyak global akibat ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Kebijakan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran gangguan pasokan energi yang dapat berdampak pada inflasi dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Bahkan lembaga energi internasional turut mendorong pengurangan mobilitas, termasuk kerja dari rumah, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi nasional.
Artinya, WFH yang akan diterapkan saat ini tidak hanya sekadar perubahan pola kerja, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan perangkat digital dan internet di rumah. Penggunaan perangkat yang tidak efisien dapat meningkatkan konsumsi listrik secara signifikan, terutama ketika aktivitas digital berlangsung sepanjang hari.
Sebab itu, penting bagi Anda untuk memahami cara mengoptimalkan perangkat digital agar tetap produktif tanpa membebani konsumsi energi rumah tangga.
1. Atur Penggunaan Router WiFi Secara Terjadwal
Router WiFi yang menyala 24 jam dapat menjadi salah satu sumber konsumsi listrik tersembunyi. Anda dapat mengatur timer otomatis agar perangkat ini mati saat tidak digunakan, terutama pada malam hari atau jam tidak produktif. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi pemborosan energi secara konsisten.
2. Aktifkan Mode Hemat Energi di Semua Perangkat
Laptop, smartphone, dan tablet umumnya memiliki fitur power saving mode. Dengan mengaktifkan fitur ini, perangkat akan menyesuaikan kinerja agar lebih hemat daya tanpa mengurangi fungsi utama. Kebiasaan ini sangat relevan di era WFH yang menuntut penggunaan perangkat dalam durasi panjang.
3. Batasi Aplikasi Latar Belakang yang Tidak Perlu
Banyak aplikasi tetap berjalan di latar belakang dan melakukan sinkronisasi data otomatis. Aktivitas ini sering tidak disadari, padahal turut meningkatkan konsumsi energi dan penggunaan internet. Menonaktifkan aplikasi yang tidak penting dapat membuat perangkat bekerja lebih efisien.
4. Gunakan Browser dan Aplikasi yang Ringan
Pemilihan aplikasi sangat berpengaruh pada beban kerja perangkat. Aplikasi berat membuat prosesor bekerja lebih keras sehingga energi yang digunakan lebih besar. Anda dapat memilih versi ringan atau mode hemat data untuk mengoptimalkan penggunaan energi.
5. Kurangi Kebiasaan Membuka Banyak Tab Sekaligus
Saat WFH, banyak orang membuka puluhan tab browser sekaligus untuk multitasking. Kebiasaan ini membebani RAM dan CPU, yang pada akhirnya meningkatkan konsumsi daya. Menutup tab yang tidak diperlukan adalah langkah sederhana namun efektif.
6. Optimalkan Sinkronisasi Cloud Secara Terjadwal
Layanan cloud sangat membantu produktivitas, tetapi sinkronisasi otomatis yang terus berjalan dapat menguras daya. Atur sinkronisasi hanya pada waktu tertentu agar perangkat tidak bekerja terus-menerus di latar belakang.
7. Perbarui Sistem Operasi dan Aplikasi Secara Rutin
Pembaruan perangkat lunak sering membawa peningkatan efisiensi energi dan perbaikan bug. Dengan selalu memperbarui sistem, perangkat Anda dapat bekerja lebih optimal dan hemat daya dalam jangka panjang.
Di tengah dorongan kebijakan WFH sebagai respons terhadap krisis energi global, optimalisasi penggunaan internet dan perangkat digital menjadi langkah penting yang tidak bisa diabaikan. Kombinasi antara kebijakan pemerintah dan kebiasaan individu yang lebih efisien akan membantu menekan konsumsi energi secara nasional. Selamat mencoba!