Trafik XLSmart Melonjak, Ada yang sampai 562 Persen - Viva
Trafik XLSmart Melonjak, Ada yang sampai 562 Persen
Jakarta, VIVA - Operator telekomunikasi XLSmart mencatat lonjakan trafik layanan data sebesar 21 persen dibandingkan hari normal selama libur Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, antara 19-29 Maret 2026 serta mengalami kenaikan 7 persen dibandingkan Lebaran sebelumnya.
Lonjakan trafik ini terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai sekitar 140 juta pemudik di seluruh Indonesia.
Berdasarkan pemantauan dari Customer Experience and Service Operation Center (CESOC) XLSmart, peningkatan trafik terutama terjadi di wilayah tujuan mudik serta kawasan wisata.
Secara nasional, kenaikan trafik tertinggi tercatat di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah yang mencapai sekitar 87 persen dan kawasan wisata Dieng Plateu yang mencapai 562 persen dibandingkan hari normal sebelum Ramadan.
"Seluruh tim jaringan siaga penuh selama periode Lebaran untuk memastikan pelanggan tetap dapat menikmati layanan yang stabil dan andal. Selain penguatan jaringan 4G, kami juga terus memperluas cakupan 5G di sejumlah kota-kota di berbagai wilayah di Indonesia," kata Director and Chief Technology Officer XLSmart Shurish Subbramaniam, Rabu, 1 April 2026.
Ia menambahkan jika lonjakan trafik data selama periode Lebaran terutama dipicu oleh meningkatnya konsumsi layanan hiburan digital, media sosial, serta penggunaan aplikasi navigasi selama perjalanan mudik.
Selama periode Ramadan dan Lebaran 2026, pola penggunaan layanan data pelanggan XLSmart menunjukkan dominasi layanan hiburan digital. Trafik layanan didominasi oleh:
• Instan Messaging meningkat sekitar 60 persen.
• Web browsing meningkat sekitar 37 persen.
• Online gaming meningkat sekitar 34 persen.
• Sosial Media meningkat sekitar 30 persen.
• Streaming meningkat sekitar 24 persen.
Pada kategori video streaming, peningkatan trafik paling tinggi terjadi pada beberapa platform hiburan digital seperti Disney+ Hotstar yang naik hingga 133 persen, Netflix 51 persen, TikTok 28 persen, dan YouTube 18 persen selama periode libur Lebaran.
Untuk layanan instant messaging, trafik penggunaan WhatsApp juga meningkat sebesar 64 persen seiring meningkatnya aktivitas komunikasi dan silaturahmi digital selama Ramadan dan Idul Fitri.
Sementara itu pada layanan media sosial, trafik penggunaan X sekitar 52 persen, Instagram sekitar 51 persen, dan Facebook sekitar 18 persen mengalami kenaikan karena masyarakat aktif membagikan momen perjalanan mudik maupun perayaan Lebaran.
Selain itu, layanan navigasi digital seperti Google Maps dan Waze juga mengalami peningkatan akses hingga sekitar 48 persen, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.
Secara nasional, bandara dan pelabuhan yang mengalami kenaikan sangat signifikan adalah Bandara Internasional Kuala Namu di Deli Serdang, Sumatra Utara sebesar 188 persen dan Pelabuhan Dermaga Gilimanuk, Bali sebesar 425 persen.
Sementara itu, wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi selama Ramadan dan Lebaran dibandingkan hari normal sebelumnya antara lain:
1. Jawa Tengah naik sekitar 50 persen.
2. Nusa Tenggara Barat naik sekitar 45 persen.
3. Lampung naik sekitar 34 persen.
4. Jawa Timur naik sekitar 32 persen.
5. Sumatra Barat naik sekitar 31 persen.
6. Jawa Barat naik sekitar 31 persen.
7. DI Yogyakarta naik sekitar 23 persen.
Di tingkat kabupaten/kota, kenaikan trafik tertinggi terjadi di:
1. Banyuwangi (Jawa Timur) naik sekitar 97 persen.
2. Sampang (Madura) naik sekitar 88 persen.
3. Pemalang (Jawa Tengah) naik sekitar 87 persen.
4. Kebumen (Jawa Tengah) naik sekitar 84 persen.
5. Tegal (Jawa Tengah) naik sekitar 81 persen.
6. Pandeglang (Banten) naik sekitar 81 persen.
7. Bangkalan (Madura) naik sekitar 79 persen.
8. Brebes (Jawa Tengah) naik sekitar 77 persen.
9. Hulu Sungai Tengah (Kalimantan Selatan) naik sekitar 76 persen.
10. Sumbawa (NTB) naik sekitar 68 persen.
11. Cilacap (Jawa Tengah) naik sekitar 61 persen.
12. Lombok Timur (NTB) naik sekitar 60 persen.
13. Jeneponto (Sulawesi Selatan) naik sekitar 59 persen.
14. Lebak (Banten) naik sekitar 58 persen.
15. Hulu Sungai Selatan (Kalimantan Selatan) naik sekitar 57 persen.