3 Aplikasi AI yang Sedang Mengubah Cara Orang Bekerja, dari ChatGPT hingga Canva Magic Studio - Viva
VIVA – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi sekadar menjadi teknologi pelengkap. Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah berubah menjadi alat produktivitas utama yang membantu jutaan orang menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, mulai dari menulis dokumen, membuat presentasi, mendesain materi promosi, hingga menganalisis data.
Baca Juga
Laporan berbagai perusahaan teknologi menunjukkan bahwa penggunaan AI generatif terus meningkat di kalangan pekerja kantoran, pelaku usaha, kreator konten, hingga mahasiswa. Perubahan tersebut membuat cara bekerja menjadi jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Berikut VIVA telah merangkum Kamis, 30 Juli 2026, ada tiga aplikasi AI yang saat ini menjadi penggerak utama transformasi dunia kerja.
Baca Juga
1. ChatGPT
ChatGPT dari OpenAI menjadi salah satu aplikasi AI paling berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga
Awalnya dikenal sebagai chatbot berbasis AI, kini ChatGPT berkembang menjadi asisten produktivitas yang mampu membantu menyusun laporan, membuat ringkasan dokumen, menulis email profesional, menghasilkan ide kreatif, menerjemahkan bahasa, hingga membantu proses pemrograman.
Melalui fitur Apps, Canvas, dan kemampuan bekerja dengan berbagai dokumen, ChatGPT juga mulai mampu terhubung dengan layanan kerja lain sehingga pengguna dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan tanpa harus berpindah aplikasi. OpenAI bahkan terus mengembangkan kemampuan AI untuk bekerja dengan file, spreadsheet, presentasi, dan sumber data perusahaan.
Bagi pekerja profesional, ChatGPT kini tidak hanya berfungsi sebagai mesin pencari informasi, tetapi juga sebagai rekan kerja digital yang membantu mempercepat berbagai proses administratif maupun kreatif.
2. Canva Magic Studio
Canva telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya sebagai aplikasi desain grafis sederhana.
Melalui Magic Studio, Canva menghadirkan berbagai fitur AI seperti pembuatan gambar dari teks, penghapusan objek otomatis, penulisan konten, penerjemahan desain, pembuatan presentasi, hingga pengeditan visual hanya menggunakan instruksi sederhana.
Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna tanpa latar belakang desain profesional menghasilkan materi pemasaran, media sosial, presentasi bisnis, hingga poster dengan waktu yang jauh lebih singkat dibanding proses desain konvensional.
Bagi pelaku UMKM, digital marketer, maupun kreator konten, Magic Studio menjadi salah satu contoh bagaimana AI mampu meningkatkan produktivitas tanpa harus mempelajari perangkat lunak desain yang kompleks.
3. Microsoft 365 Copilot
Microsoft menghadirkan AI langsung ke dalam aplikasi yang sudah digunakan jutaan pekerja setiap hari.
Microsoft 365 Copilot mampu membantu membuat draft dokumen di Word, menganalisis data pada Excel, menyusun presentasi PowerPoint, merangkum rapat di Teams, hingga membantu menyusun balasan email di Outlook.
Karena terintegrasi langsung dengan ekosistem Microsoft 365, Copilot dapat memahami konteks pekerjaan pengguna dengan lebih baik sehingga banyak tugas administratif dapat diselesaikan secara otomatis. Meskipun beberapa fitur premium kini memerlukan langganan tertentu, Copilot tetap menjadi salah satu AI paling penting bagi lingkungan kerja modern.
Mengapa AI Semakin Penting di Dunia Kerja?
Ilustrasi AI
Photo :
- Istimewa
AI generatif tidak dimaksudkan untuk menggantikan seluruh pekerjaan manusia.
Sebaliknya, teknologi ini lebih banyak digunakan untuk mengurangi pekerjaan yang berulang, mempercepat analisis informasi, membantu menyusun ide, serta meningkatkan efisiensi dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan produktivitas pada banyak jenis pekerjaan, terutama yang berkaitan dengan penulisan, analisis informasi, dan pemrograman. Namun, kualitas hasil tetap bergantung pada kemampuan pengguna dalam memberikan instruksi yang tepat serta melakukan verifikasi terhadap hasil AI.
AI Tidak Menggantikan Kreativitas Manusia
Meski kemampuan AI berkembang sangat cepat, kreativitas, penilaian, empati, dan pengambilan keputusan strategis masih menjadi keunggulan manusia.
Karena itu, banyak perusahaan mulai melihat AI sebagai alat kolaborasi yang membantu karyawan bekerja lebih cepat, bukan sebagai pengganti sepenuhnya.
Kombinasi antara kemampuan manusia dan AI justru diperkirakan akan menjadi standar baru dalam dunia kerja beberapa tahun ke depan.
ChatGPT, Canva Magic Studio, dan Microsoft 365 Copilot menjadi tiga contoh aplikasi AI yang sedang mengubah cara orang bekerja di berbagai bidang. Ketiganya menawarkan pendekatan berbeda, mulai dari membantu menulis dan menganalisis informasi, mempercepat proses desain, hingga mengotomatiskan pekerjaan perkantoran.
![]()
Head Unit Mobil Makin Pintar, Venom Sematkan ChatGPT dan Kamera 360
Pameran GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, juga dimanfaatkan pelaku industri aftermarket untuk memperkenalkan teknologi terbaru head unit.

VIVA.co.id
30 Juli 2026