Tak Perlu Password, Begini Cara Login Google Pakai Wajah Sendiri - Kompas
KOMPAS.com - Google menambahkan metode baru untuk masuk ke akun Google, yakni menggunakan video selfie. Fitur ini hadir sebagai opsi cadangan ketika pengguna tidak bisa mengakses perangkat utama yang biasa dipakai untuk login.
Misalnya saat ponsel hilang atau tidak memiliki akses ke komputer yang tersimpan sebagai perangkat terpercaya.
Berdasarkan pantauan KompasTekno pada Jumat (25/7/2026), opsi video selfie sudah tersedia di menu "Security & sign-in" pada sejumlah akun Google, termasuk pengguna di Indonesia.
Artinya, metode login dengan merekam wajah ini sudah bisa dicoba bagi pengguna yang akunnya telah kebagian fitur tersebut. Lantas bagaimana cara mengaktifkannya? Selengkapnya berikut ini tutorialnya.
Cara Menghapus Akun Google, Ada Beberapa yang Harus Diperhatikan
Baca juga: Login Akun Google Kini Bisa Pakai Video Selfie, Indonesia Sudah Kebagian
Baca Juga :
Cara mengaktifkan login video selfie di akun Google

Lihat Foto
Sebelum bisa digunakan, fitur ini perlu diaktifkan lebih dulu melalui pengaturan akun. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka halaman “myaccount.google.com” di browser.
- Masuk ke menu “Security & sign-in”.
- Pada bagian “How you sign in to Google”, pilih “Video selfie”.
- Klik “Continue” pada halaman "Add selfie for sign-in" yang muncul.
- Jika komputer kamu memiliki kamera, proses perekaman bisa langsung dilakukan di sana. Jika tidak, Google akan menampilkan kode QR yang bisa dipindai lewat ponsel.
- Saat merekam, pastikan melepas kacamata atau masker dan tidak ada orang lain di sekitar.
- Ikuti instruksi gerakan kepala sederhana yang diminta Google untuk memastikan video direkam secara langsung.
- Setelah proses selesai, fitur video selfie sudah aktif dan siap digunakan sebagai metode login cadangan.
- Perlu diperhatikan bahwa tutorial di atas dilakukan dalam dua device yaitu Macbook dan iPhone 15. Bagi Anda yang belum kebagian fitur, bisa jadi fitur masih bergulir bertahap.
Google menyebut fitur video selfie ini dibangun dengan mengutamakan privasi dan keamanan. Video yang direkam disimpan dalam kondisi terenkripsi, sehingga data pengguna tetap terlindungi meski sedang tidak digunakan.
Sistem juga dilengkapi perlindungan untuk mencegah penyamaran identitas, termasuk penggunaan foto, video palsu, maupun konten hasil manipulasi AI seperti deepfake.
Pengguna yang ingin menghapus data video selfie mereka juga bisa melakukannya kapan saja melalui halaman pengaturan Google Account.
Baca juga: Uni Eropa Paksa Google Buka Akses Android untuk Pesaing Gemini
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
20 Password Orang Indonesia yang Paling Mudah Dibobol, Apa Saja?