Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Arena Asian games Berita e-Football E-Sports Esports Featured Game Spesial

    e-Football Jadi Andalan Esports Indonesia Meraih Emas di Asian Games 2026 - Media Indonesia

    4 min read


    Basuki Eka Purnama
    13/9/2026 09:05
    e-Football Jadi Andalan Esports Indonesia Meraih Emas di Asian Games 2026
    Pelatih kepala tim esports Indonesia Richard Permana menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Kamis (10/9/2026).(ANTARA/Donny Aditra)

    PELATIH Kepala Tim Esports Indonesia, Richard Permana, mengungkapkan bahwa cabang gim e-Football menjadi ujung tombak utama dalam perburuan medali emas pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. Pernyataan ini didasarkan pada hasil simulasi mendalam dan analisis data yang dilakukan selama masa persiapan tim.

    "Yang paling berpeluang menyumbang emas berdasarkan data kami adalah gim e-Football," ujar Richard saat memberikan keterangan di Jakarta, dikutip Minggu (13/9).

    Format Unik dan Tantangan Agregat

    Richard menjelaskan bahwa peluang besar ini muncul karena karakteristik kompetisi e-Football di Asian Games mendatang tergolong unik. Berbeda dengan turnamen pada umumnya, format pertandingan akan menggunakan dua perangkat sekaligus, yakni laga pertama melalui perangkat mobile dan laga kedua menggunakan konsol.

    Baca juga : 

    Namun, format dua laga ini membawa tantangan tersendiri terkait perhitungan selisih gol. Jika kedua tim berbagi kemenangan dalam dua laga tersebut, pemenang akan ditentukan melalui agregat gol secara keseluruhan. Hal ini menuntut para atlet untuk tetap fokus menjaga produktivitas gol sekaligus memperkokoh pertahanan.

    "Setiap gol dapat memengaruhi peluang melaju dari fase grup. Misalnya, jika Indonesia menang 3-0 di laga pertama, tim tidak boleh kalah 0-4 di laga kedua karena akan tersingkir akibat kalah agregat," Richard mencontohkan.

    Persaingan Ketat di Fase Grup

    Selain faktor teknis pertandingan, tantangan besar lainnya datang dari komposisi grup yang sangat kompetitif. Setiap grup hanya akan diisi oleh tiga negara, dengan hanya juara grup (peringkat pertama) yang berhak melaju ke babak selanjutnya. Kesalahan sekecil apa pun berpotensi langsung menghentikan langkah tim Merah Putih.

    Baca juga : 

    Berdasarkan simulasi tim kepelatihan, Indonesia berpotensi masuk ke dalam grup "neraka" bersama negara-negara dengan kekuatan berimbang seperti Tiongkok dan Tailan. Dalam skenario ini, konsistensi sejak menit awal pertandingan menjadi harga mati.

    Target dan Kontingen Indonesia

    Secara keseluruhan, Indonesia akan mengirimkan 33 atlet terbaiknya untuk berlaga di delapan nomor gim esports. Tim kepelatihan telah memetakan target medali dengan harapan membawa pulang satu emas, tiga perak, dan empat perunggu.

    Berikut adalah rincian target dan daftar gim yang diikuti Indonesia pada Asian Games 2026:

    KategoriDetail Informasi
    Total Atlet33 Orang
    Target Medali1 Emas, 3 Perak, 4 Perunggu
    Daftar GimMobile Legends, Honor Of Kings, Identity V, Naraka BladePoint, Pokemon Unite, e-Football, Grand Turismo 7, PUBG Mobile
    Andalan Emase-Football

    Meski optimisme tinggi disematkan pada e-Football, Richard menegaskan bahwa seluruh tim tetap harus waspada. Simulasi menunjukkan peluang besar tetap ada, terutama jika Indonesia bertemu lawan dengan kualitas di bawah skuad Merah Putih, namun sistem kompetisi yang ketat tidak memberikan ruang bagi kelengahan. (Ant/Z-1)

    Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
    Komentar
    Additional JS