Komunitas di Malang Dibekali Penguasaan Artificial Intelligence untuk Produktivitas dan Kreativitas - Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ASUS-ROG-Hotel-Aston-Kota-Malang-Jumat-2592026-Artificial-Intelegence-AI.jpg)
Ringkasan Berita:
- ASUS Republic of Gamers (ROG) hadir di Kota Malang, memberikan pembelajaran mengenai Artificial Intelegence (AI) kepada beberapa komunitas
- Komunitas digital, pekerja kreatif, hingga profesional diajari untuk pemanfaatan AI secara praktis
- Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan AI kini telah menjadi bagian penting dalam dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - ASUS Republic of Gamers (ROG) kembali hadir ke Kota Malang, Jawa Timur, yang kali ini mereka memberikan pembelajaran mengenai Artificial Intelegence (AI) kepada beberapa komunitas, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston tersebut dihadiri oleh beberapa komunitas digital, pekerja kreatif, hingga profesional.
Mereka diajari untuk pemanfaatan AI secara praktis sekaligus mencoba langsung perangkat berbasis AI terbaru dari ASUS ROG.
Malang dipilih sebagai kota kedua dalam rangkaian ROG AI Masterclass setelah sebelumnya sukses digelar di Yogyakarta.
Program ini akan berlanjut ke berbagai kota lain di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas literasi AI di masyarakat.
Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan AI kini telah menjadi bagian penting dalam dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Karena itu, masyarakat perlu memahami cara memanfaatkannya secara optimal.
"AI kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan bagian dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari."
"Melalui ROG AI Masterclass, kami ingin membantu komunitas memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara praktis untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kualitas kerja," katanya.
Baca juga: Kisah Pengusaha Rengginang di Sumberpucung Malang, dari Jualan Keliling hingga Tembus Pasar Digital
Menurutnya, ASUS ROG tidak hanya menghadirkan perangkat dengan performa tinggi, tetapi juga ingin membangun ekosistem yang memungkinkan pengguna memaksimalkan potensi teknologi AI untuk berbagai kebutuhan di masa depan.
"Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi sekadar teknologi masa depan."
"AI telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari pembuatan konten, pengelolaan pekerjaan, hingga pengembangan bisnis," ucapnya.
Salah satu hal menarik dalam kegiatan ini adalah materi yang membahas penggunaan AI secara langsung dalam alur perkejaan.
Peserta diajak memahami perkembangan ekosistem AI modern melalui studi kasus dan demonstrasi yang aplikatif.
Materi yang dibahas tidak hanya seputar penggunaan AI generatif, tetapi juga cara membangun workspace berbasis AI yang lebih efektif.
Mereka juga mempelajari bagaimana merancang workflow untuk meningkatkan produktivitas.
Seperti mengenal AI Agent yang mampu mengotomatisasi berbagai tugas, hingga memahami konsep Local AI yang saat ini mulai banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan profesional.
Selain sesi edukasi, peserta juga mendapatkan kesempatan menjajal langsung berbagai laptop gaming dan AI premium dari ASUS ROG melalui hands-on experience.
Beberapa perangkat yang dipamerkan antara lain ROG Zephyrus Duo yang dikenal sebagai laptop gaming pertama dengan dual-screen OLED, ROG Flow Z13 Kojima Productions, ROG Zephyrus G16, hingga ROG Strix SCAR 18.
Tak hanya lini ROG, ASUS juga menghadirkan seri TUF Gaming seperti TUF Gaming F16 dan TUF Gaming A14 yang dikenal memiliki kombinasi performa tinggi dan desain portabel.
"Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana perangkat dengan dukungan AI dan spesifikasi tinggi mampu menunjang berbagai aktivitas, mulai dari gaming, editing video, desain grafis, hingga pengolahan pekerjaan berbasis AI," ujarnya.
Lenny Lin berharap, kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar dan kolaborasi antar komunitas.
Utamanya ialah membantu masyarakat untuk lebih siap menghadapi kebutuhan industri yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan.
"Seluruh peserta memperoleh sertifikat keikutsertaan yang dapat digunakan sebagai pelengkap portofolio kompetensi digital mereka," tandasnya.
Baca juga: Jalur Blitar-Malang Macet, Truk Gandeng Muatan Tebu Terguling di Selorejo Diduga Rem Blong