TikTok Pulihkan Akun Iklan Dokumenter Elon Musk Setelah Penangguhan - Lensa Hukum
Jihan Baqia S.I.Kom. Author

Smallest Font
Largest Font
LensaHukum.co.id, Penangguhan akun iklan TikTok sempat menghambat promosi film dokumenter tentang Elon Musk yang disutradarai Alex Gibney di Amerika Utara. Platform tersebut membatasi aktivitas periklanan distributor Bleecker Street pada Jumat (16/10/2026) karena dugaan pelanggaran berulang terhadap kebijakan konten politik, sebelum memulihkan akun itu pada Minggu (19/10/2026), dilansir dari Tekno. Akibat keputusan tersebut, Bleecker Street kehilangan akses untuk membeli iklan berbayar dan memperluas jangkauan promosi film di TikTok.
Meski akun TikTok yang memuat konten film tetap aktif, distributor tidak dapat menggunakan fitur promosi berbayar untuk menjangkau calon penonton yang lebih luas. Menurut laporan yang dihimpun dari The Hollywood Reporter oleh Tekno, Bleecker Street menerima pemberitahuan mengenai rencana penangguhan permanen pada Jumat sore. Tidak lama kemudian, perusahaan mendapati bahwa mereka sudah tidak dapat membeli iklan di platform tersebut.
Juru bicara Bleecker Street mengonfirmasi bahwa perwakilan TikTok telah memberi tahu perusahaan mengenai penangguhan akun iklan. Distributor kemudian mengajukan banding dan menyatakan kekecewaannya terhadap waktu pemberlakuan kebijakan tersebut.
Sebelum penangguhan terjadi, dokumenter tersebut menghasilkan pendapatan sebesar 70.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 miliar dari penayangan di empat bioskop di New York dan Los Angeles pada pekan pembukaannya. Pada akhir pekan berikutnya, film itu dijadwalkan tayang di puluhan kota di Amerika Utara. Masalah promosi tidak hanya menyangkut akses akun iklan. Sejumlah materi berbayar milik Bleecker Street juga ditolak TikTok, termasuk trailer film yang menurut perwakilan platform akan tetap diturunkan karena dianggap melanggar kebijakan konten politik.
Materi lain yang ditolak berupa gambar kutipan dari majalah The New Yorker yang mendorong masyarakat Amerika menonton dokumenter tersebut seolah-olah kehidupan mereka bergantung pada film itu. TikTok menolak materi tersebut dengan alasan berupa gambar statis. Bleecker Street juga tidak dapat mempromosikan sekitar enam konten dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya berupa materi satir mengenai kegiatan yang dapat dilakukan penonton selama jeda film berdurasi hampir empat jam, sedangkan materi lainnya mengajak masyarakat menonton sebelum film tersebut ditutup atau dilarang.
Walaupun promosi berbayar terhambat, materi-materi itu tetap tersedia melalui akun organik Bleecker Street. Konten yang tidak dipromosikan tersebut telah memperoleh 270.000 penayangan, berdasarkan laporan yang dikutip Tekno. TikTok sebelumnya menjelaskan kepada distributor bahwa pelanggaran kebijakan konten politik memiliki tingkat keseriusan berbeda dan pelanggaran tertentu dapat langsung memicu penangguhan.
Namun, laporan tersebut tidak menjelaskan secara spesifik materi atau tindakan yang menjadi penyebab penangguhan akun iklan Bleecker Street. Setelah akun dipulihkan pada Minggu (19/10/2026), Bleecker Street menyatakan kekecewaannya karena sebagian besar akhir pekan telah berlalu tanpa kesempatan mempromosikan film melalui iklan berbayar. Perusahaan juga mengkhawatirkan kemungkinan penolakan terhadap materi promosi berikutnya.
Dokumenter karya Alex Gibney tersebut merupakan hasil investigasi selama lebih dari tiga tahun mengenai Elon Musk dan berbagai perusahaan yang dimilikinya. Film ini membahas aktivitas bisnis Musk, termasuk akuisisi Twitter, serta keterlibatannya dalam politik Amerika Serikat.
Sebagian besar paruh kedua film menyoroti aktivitas politik Musk, termasuk keterlibatannya dengan Department of Government Efficiency (DOGE). Dokumenter itu juga mengangkat pandangan Gibney bahwa akuisisi Twitter dilakukan untuk mengendalikan ruang publik digital, tanpa secara eksplisit mendukung atau menentang politisi, kandidat, maupun gerakan politik tertentu. Menurut laporan yang sama, TikTok sebelumnya juga menolak iklan trailer film tersebut.
Sementara itu, Meta dan Google menerima pembayaran untuk menayangkan iklan film yang sama, sedangkan X tidak bersedia menerima iklan tersebut. Dokumenter Elon Musk itu dibiayai HBO dan dijadwalkan tersedia di platform tersebut pada 2027. Penangguhan akun iklan TikTok berlangsung ketika film tersebut mulai memperluas penayangannya di bioskop-bioskop Amerika Utara.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow