0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home Berita Dunia Internasional Featured Inovasi Jepang PLTS PLTS Luar Angkasa Spesial

    PLTS Luar Angkasa Jepang Ini Bisa Kirim Listrik ke Bumi - Tempo

    8 min read

     

    PLTS Luar Angkasa Jepang Ini Bisa Kirim Listrik ke Bumi

    UJI coba sistem buatan Jepang untuk menghasilkan listrik di luar angkasa dan mengirimkannya kembali ke bumi secara nirkabel berbuah hasil positif. Inovasi ini menjadi tonggak sejarah penting dalam penelitian energi terbarukan.

    Chief Executive Officer Spaceage Solar Energy, Paul Koti, menyatakan panel surya yang ditempatkan di orbit mengumpulkan energi dan mengirimkannya ke stasiun bumi menggunakan transmisi gelombang mikro. Setelah diterima di bumi, energi gelombang mikro diubah kembali menjadi listrik siap pakai. “Menunjukkan bahwa daya dapat dipanen di luar planet dan dikirim tanpa kabel fisik atau transportasi bahan bakar,” kata Paul melalui laman LinkedIn pada pertengahan Desember 2025.

    Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

    Keunggulan utama sistem berbasis ruang angkasa ini bila dibandingkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di darat adalah soal konsistensinya. Panel surya di bumi sangat bergantung pada cuaca, tutupan awan, dan tidak dapat beroperasi pada malam hari. Sebaliknya, sistem di luar angkasa dapat terpapar sinar matahari secara terus-menerus tanpa henti, terbebas dari siklus siang-malam, maupun gangguan atmosfer.

    Konsep baru ini ditargetkan menjadi solusi produksi energi terbarukan skala besar yang stabil (baseload power). Menurut Paul, uji coba dari Negeri Sakura mengawali langkah para peneliti untuk mengembangkan industri PLTS sebagai penyedia listrik berdaya bersih di perkotaan dan daerah terpencil. “Para ahli melihatnya sebagai potensi perubahan dalam cara umat manusia menghasilkan energi,” kata Paul.

    Mengutip ulasan Rated Power, proyek energi terbarukan berbasis sumber daya dari ruang angkasa tersebut dimulai sejak dua tahun lalu. Satelit buatan Caltech, untuk pertama kalinya, memancarkan energi surya dari luar angkasa. Energi dari PLTS di orbit itu 13 kali lebih banyak dibanding yang berada di daratan bumi.

    Dengan rancangan yang matang dan memadai, tenaga surya berbasis ruang angkasa ini diproyeksikan dapat memancarkan energi langsung ke pesawat untuk mendukung lepas landas, bahkan membantu pengisian daya armada saat terbang. Inovasi ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan industri penerbangan pada bahan bakar fosil dan menekan emisi gas rumah kaca.

    Komentar
    Additional JS