0
News
    Home Apple Berita Featured Komputer Microsoft Sistem Operasi Spesial Windows Windows K2

    Windows K2, Proyek Rahasia Microsoft untuk Lawan Apple - deyik

    3 min read

     

    Windows K2, Proyek Rahasia Microsoft untuk Lawan Apple

    Anggoro Suryo - detikInet

    Jakarta -

    Microsoft memberikan sinyal kuat bahwa sepanjang tahun 2026 ini mereka akan berfokus penuh untuk memperbaiki performa dan keandalan sistem operasi Windows 11. Upaya ini rupanya jauh lebih masif dari sekadar pembaruan rutin belakangan ini.

    Berdasarkan bocoran informasi dari orang dalam kepada Windows Central, berbagai pembaruan kecil yang dirilis baru-baru ini nyatanya hanya sebagian dari inisiatif internal raksasa perangkat lunak tersebut yang diberi nama sandi "Windows K2".

    Proyek besar ini lahir sebagai respons atas rasa frustrasi pengguna terhadap rentetan update (pembaruan) yang kerap bermasalah dan paksaan fitur kecerdasan buatan (AI) yang dinilai terlalu agresif. Kekecewaan pengguna Windows ini perlahan mulai dimanfaatkan oleh para pesaingnya, yakni macOS dan Linux, untuk merebut pangsa pasar.

    Mundur dari Ambisi AI, Fokus ke Stabilitas

    Demi merebut kembali hati pengguna, Microsoft dilaporkan mulai mengerem rencana awal mereka untuk menyulap Windows menjadi agentic OS. Perusahaan bentukan Bill Gates ini kini lebih memilih mendengarkan keluhan pengguna.

    Beberapa langkah nyata yang telah diambil antara lain adalah mengembalikan kebebasan untuk memindahkan posisi taskbar, menghadirkan fitur uji coba Xbox Mode, dan mengizinkan pengguna untuk menunda pembaruan tanpa batas waktu.

    Melalui strategi Windows K2, Microsoft juga akan menerapkan standar kualitas yang jauh lebih ketat untuk setiap pembaruan sebelum didistribusikan secara publik. Mereka bahkan berencana menghidupkan kembali pertemuan tatap muka dengan komunitas penguji coba (Windows Insiders) dan mendorong para developer Windows untuk lebih aktif berinteraksi di media sosial.

    Rombak File Explorer dan Start Menu

    Fokus performa ini juga akan menyentuh area antarmuka paling vital. Microsoft menargetkan pencarian nama file yang instan di dalam File Explorer. Mereka kabarnya menjadikan aplikasi alternatif pihak ketiga, File Pilot, sebagai tolok ukur alias benchmark performa.

    Sementara itu, Start Menu akan dirombak secara besar-besaran melalui inisiatif bernama WinUI 3. Peningkatan ini diklaim sanggup mendongkrak performa Start Menu hingga 60 persen. Selain itu, untuk meminimalisir gangguan saat pengguna sedang bekerja, pembaruan driver layar nantinya hanya akan diinstal ketika komputer di-restart.

    Ancaman Nyata SteamOS dan MacBook Murah

    Sektor gaming PC tidak luput dari perhatian. Microsoft sedang berupaya keras memangkas beban kerja sistem di latar belakang (background-task) dan merancang antarmuka yang lebih ramah layaknya konsol. Ambisi internal mereka menetapkan target tinggi: performa gaming Windows harus bisa menyamai SteamOS dalam dua tahun ke depan.

    Tekanan dari ekosistem Linux saat ini memang makin nyata. Sejak Valve gencar mendukung compatibility layer, banyak game Windows kini justru mampu berjalan lebih mulus di distribusi Linux yang berfokus pada gaming seperti SteamOS, CachyOS, dan Bazzite.

    Selain gaming, misi utama Windows K2 adalah membuat OS ini berjalan lebih mulus dan ringan di perangkat keras kelas bawah, terutama pada laptop yang hanya dibekali RAM 8GB.

    Langkah ini diduga kuat sebagai strategi pertahanan untuk menjegal laju MacBook Neo, laptop murah Apple seharga USD 600 atau sekitar Rp 10,3 juta yang diprediksi bakal menjadi ancaman terburuk bagi dominasi ekosistem Windows dalam waktu dekat, demikian dikutip detikINET dari TechSpot, Jumat (1/5/2026).

    Komentar
    Additional JS