AI Kini Bisa Tiru Tulisan Tangan Manusia, Awas Disalahgunakan
Aplikasi berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan seperti ChatGPT dapat membuat draf surat, artikel, bahkan memberikan nasihat hukum, namun hanya dalam bentuk teks yang terkomputerisasi.
Kini, para ilmuwan menciptakan AI yang dapat meniru tulisan tangan manusia. Hebatnya, hasil 'tulisan tangan' AI ini hampir tidak bisa dibedakan dengan hasil karya tangan manusia yang sebenarnya.
Tidak percaya? Coba lihat gambar di bawah ini. Pada gambar, terlihat ada dua kolom tulisan tangan hasil AI dan kolom lainnya ditulis oleh manusia. Bisakah kalian temukan mana yang ditulis AI?
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fawsimages.detik.net.id%2Fcommunity%2Fmedia%2Fvisual%2F2024%2F01%2F18%2Fai-tulisan-tangan-1.jpeg%3Fw%3D800)
Kalau kalian menebak kolom kiri ditulis oleh AI dan kolom kanan ditulis oleh manusia, kalian benar! Kolom kanan adalah contoh tulisan tangan dari enam penulis manusia berbeda yang dilatih oleh tim AI. Sedangkan kolom kiri merupakan tiruan tulisan tangan masing-masing orang oleh AI baru yang disebut HWT.
HWT dikembangkan oleh para ilmuwan di Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence(MBZUAI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Menurut para ahli, 'tulisan tangan' yang dihasilkan oleh HWT terlihat jauh lebih realistis dibandingkan AI lain yang sudah ada. Dalam penelitiannya, mereka menunjukkan tulisan hasil HWT dan dua teknologi AI pembuat tulisan tangan lainnya kepada 100 orang dan menanyakan mana yang mereka sukai.
Hasilnya menunjukkan bahwa 81% peserta lebih memilih hasil HWT dibandingkan AI pembuat teks lainnya. Terlebih lagi, para peserta tidak bisa membedakan tulisan tangan yang ditiru dengan tulisan tangan sebenarnya.
Pendekatan sebelumnya untuk meniru tulisan tangan seseorang telah dikembangkan menggunakan model pembelajaran mesin yang disebut generative adversarial network (GAN).
Teknik ini menjadi terkenal dalam beberapa tahun terakhir karena menciptakan wajah palsu dan membuat musik baru dengan melatih sampel yang sudah ada.
Tulisan tangan yang dihasilkan oleh GAN menangkap gaya umum seorang penulis secara keseluruhan, misalnya kemiringan atau lebar huruf.
Namun GAN kesulitan untuk menciptakan kembali cara orang membuat karakter individu, serta garis-garis kecil, yang dikenal sebagai pengikat, yang mengikat karakter menjadi satu.
Alih-alih GAN, para peneliti menggunakan 'vision transformator', sejenis jaringan saraf yang dirancang untuk tugas-tugas visi komputer.
Transformator visi mampu memahami bahwa bagian-bagian gambar yang secara fisik berjauhan satu sama lain terhubung secara seragam.
"Untuk meniru gaya tulisan tangan seseorang, kami perlu melihat keseluruhan teks, dan baru setelah itu kami akan mulai memahami bagaimana penulis mengikat karakter, bagaimana penulis menghubungkan huruf, atau spasi," kata Fahad Khan, salah satu penulis dan ilmuwan di MBZUAI, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (18/1/2024).
Potensi Dipakai untuk Membuat Dokumen Palsu
Penulis studi lainnya, Hisham Cholakkal, asisten profesor visi komputer di MBZUAI dan salah satu penemunya, mengakui potensi teknologi ini dipakai untuk membuat dokumen palsu.
"Penting untuk menyadari bahwa AI dapat digunakan untuk menghasilkan tulisan tangan yang sesuai dengan gaya seseorang," katanya.
Namun para penciptanya menyebut AI semacam ini dapat mengungkap isu-isu baru terkait penipuan dan dokumen palsu.
Selain itu, teks tulisan tangan yang dibuat oleh AI dapat bermanfaat bagi penyandang disabilitas atau cedera yang tidak bisa memegang pena.
HWT juga dapat digunakan untuk menghasilkan data dalam jumlah besar guna meningkatkan kemampuan model pembelajaran mesin dalam memproses skrip tulisan tangan.
"Kami ingin tahu apakah Anda memberikan beberapa contoh tulisan tangan seseorang kepada model AI, apakah model tersebut dapat mempelajari gaya orang tersebut dan kemudian menulis apa pun dengan gaya tulisan tangan orang tersebut," ujarnya.
Meskipun penelitian ini berfokus pada menghasilkan tulisan tangan dalam bahasa Inggris, para peneliti kini tertarik untuk menerapkan teknologi mereka ke bahasa lain, seperti bahasa Arab. Studi ini telah dipublikasikan sebagai makalah pra-cetak, yang berarti belum ditinjau oleh rekan sejawat, di repositori akses ilmiah terbuka arXiv.
Simak Video "Rencana Intel Rambah Sektor Otomotif Lewat AI"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar